Jumlah Penduduk Kelas Menengah Indonesia Turun pada 2025
Ekonomi Makro • 1 Maret 2026Penduduk kelas menengah Indonesia turun kelas, jumlahnya turun dari 47,9 juta pada 2024 menjadi 46,7 juta pada 2025.
Penduduk kelas menengah Indonesia turun kelas, jumlahnya turun dari 47,9 juta pada 2024 menjadi 46,7 juta pada 2025.
Laba BBRI 2025 turun 5,26% dibandingkan Rp60,30 triliun di tahun 2024.
Pada tahun 2026, Perpusnas RI hanya mendapat anggaran sebesar Rp378 triliun atau dipangkas 47,6% dari besaran sebelumnya yang mencapai Rp721,7 triliun.
Survei menunjukkan emas jadi pilihan investasi jangka panjang favorit Gen Z. Apa alasan dan keunggulannya? Simak pembahasannya.
Nilai rupiah pada Kamis (26/2/2026) pagi menguat, naik 0,22% ke ke Rp16.762 per dolar AS.
Jawa Barat jadi provinsi dengan penduduk bekerja terbanyak pada 2025, jumlahnya tembus lebih dari 24 juta orang.
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan persentase 27,99%.
Impor mobil pick up Agrinas dari India untuk KDMP ditaksir merugikan PDB hingga Rp39,29 triliun.
Menurut suvei Populix, bahan makanan pokok menjadi produk yang paling diburu oleh publik dengan capaian 84%.
Pertumbuhan uang beredar 2025 menguat akibat penyaluran kredit meningkat serta kenaikan tagihan bersih pemerintah pusat.
Tiga jenis olahan kelapa paling favorit di kalangan ibu rumah tangga adalah santan parut (53,5%), santan instan (49,5%), dan kelapa parut (29%).
Investasi EBT Rp1.650 triliun hingga 2035 untuk 50.000 MW energi bersih berpotensi menggeser dominasi fosil, dengan tantangan pada kebijakan.
Menurut riset KedaiKOPI, dampak utama yang paling dirasakan oleh penjual kelapa bulat adalah kenaikan biaya modal, capaiannya 78,1%.
Ekspor kakao Indonesia menyentuh US$2,64 miliar pada 2024. Produk mentega, pasta, dan bubuk kakao jadi unggulan.
Indonesia menguasai 80% ekspor sarang burung walet di dunia. China jadi target utama ekspor Indonesia, dilanjut Hong Kong dan Vietnam.
UMKM sektor pengolahan binaan Bank Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa pada Triwulan III 2025, jumlahnya mencapai 722 usaha.
BPOM temukan kosmetik ilegal berbahaya, berisiko gangguan kulit dan kesehatan serius.
Ekspansi QRIS ke APEC ditargetkan mencapai 17 miliar transaksi di 8 negara untuk menekan biaya dan memperluas transaksi mata uang lokal lintas batas.
Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,11% dan menyumbang 53,63% PDB akhir 2025, terdorong stimulus Rp37,4 triliun.
Sumatra Selatan jadi provinsi produksi kopi terbesar mencapai 26,81% pada 2021-2025, disusul Lampung (15,08%) dan Sumatra Utara (11,22%).
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook