Sosial

Halaman arsip semua konten dengan subtopik Sosial

Jenis Event Offline yang Paling Banyak Dihadiri Publik RI, Kuliner Jadi Juara!

Event kuliner menempati peringkat pertama dengan capaian 52%, diikuti dengan musik dan hiburan (50%), dan olahraga (44%).

23% Wanita Usia Subur Keluhkan Masalah Kesehatan pada 2025

Wanita usia 45-49 tahun mengalami keluhan kesehatan tertinggi di kelompok usia subur, mencapai 31% pada 2025.

Kebutuhan Meningkat, 6 Sumber Dana Ini Dipilih untuk Belanja Ramadan

Tiga sumber dana utama yang jadi andalan di kala Ramadan adalah tabungan pribadi (84%), THR (48%), dan dana dari orang tua (19%).

BAZNAS Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 2026 Rp50 Ribu per Jiwa, Bagaimana Perbandingannya Selama 5 Tahun Terakhir?

BAZNAS resmi tetapkan zakat fitrah 2026 Rp50 ribu per jiwa. Ini perbandingan besaran zakat fitrah 2022–2026 dan tren kenaikannya.

Analisis Sentimen Perang Digital K-Netz VS SEABLINGS di Media Sosial, 51% Positif

Sentimen terkait perseteruan SEAblings dan K-Netz di media sosial didominasi sentimen positif (51,2%), disusul sentimen netral (39,2%) dan negatif (9,6%).

4 Produk Elektronik Ini Jadi Incaran Konsumen saat Ramadan

Melansir dari Populix, smartphone jadi barang elektronik paling banyak dibeli saat Ramadan atau Lebaran, capainnya sebesar 77%.

Simak Ragam Makna Ramadan 2026 bagi Publik RI

Mayoritas publik RI memaknai Ramadan 2026 sebagai momen untuk memperdalam iman dan refleksi diri, dengan persentase mencapai 62%.

Mayoritas Publik RI Setuju Pelarangan Penggunaan Media Sosial pada Anak

Survei IPSOS pada 2025 menyebut 87% responden Indonesia setuju dengan pembatasan tersebut

Keluarga Jadi Penyebab Utama Gangguan Kecemasan Selama Ramadan 2025

Sebanyak 58% kasus gangguan kecemasan selama Ramadan 2025 ternyata didorong konflik dan tekanan relasi keluarga.

Sentimen Publik terhadap Penonaktifan PBI BPJS di Media Sosial, 79% Negatif

Melansir dari Drone Emprit, sebanyak 79,5% percakapan terkait penonaktifan PBI BPJS di Media Sosial bersentimen negatif.

Laju Ketimpangan RI Menurun, Bagaimana Trennya?

Rasio Gini Indonesia turun ke 0,363 pada September 2025, mencerminkan membaiknya distribusi pendapatan.

Tingkat Kemiskinan RI Catat Angka Terendah Sejak Pandemi

Kemiskinan Indonesia turun ke 8,25% pada September 2025—terendah sejak pandemi—lebih rendah dari Filipina namun masih di atas Malaysia dan Vietnam.

Pekerja Indonesia Paling Bahagia di Asia Pasifik, Apa Sebabnya?

Dengan 82% pekerja merasa bahagia, Indonesia unggul di Asia Pasifik berkat relasi dan makna kerja, meski selisih 9% antara Gen X dan Gen Z menyoroti tantangan.

Kesehatan dan Kebugaran Jadi Prioritas Gaya Hidup Modern

Menurut survei Populix, sebanyak 25% responden memprioritaskan investasi pada produk makanan atau suplemen kesehatan dibanding fashion mewah.

Judi Online Jadi Penyumbang Terbesar Laporan Transaksi Mencurigakan pada 2025

PPATK mencatat 47,49% laporan transaksi mencurigakan sepanjang 2025 berasal dari perjudian.

Tingkat Pengangguran Menyusut pada 2025: 1,37 Juta Lapangan Kerja Baru Tercipta

TPT Indonesia pada November 2025 turun jadi 4,74%, dengan 1,37 juta lapangan kerja baru. Namun, ini masih jadi catatan jika dibandingkan negara di ASEAN.

Bukan Cuma Fisik, Ini 6 Bentuk Kekerasan Pemicu Toxic Relationship

Survei Populix menunjukkan bahwa perilaku toxic yang diterima mayoritas responden adalah kekerasan verbal, jumlahnya mencapai 68%.

Kejahatan terhadap Lansia Meningkat pada 2025

Kejahatan terhadap lansia meningkat pada tahun 2025, dengan 0,79% lansia jadi korban kejahatan, paling tinggi sejak 5 tahun terakhir.

25% Penduduk Indonesia Punya Jam Kerja Berlebih

Jam kerja normal ditetapkan maksimal 40 jam per minggu, namun masih ada sebagian pekerja yang memiliki jam kerja melebihi batas.

Pernikahan Anak Masih Marak, 19% Pemuda Indonesia Kawin di Bawah Usia 19 Tahun

Sebanyak 19% pemuda Indonesia masih mengalami pernikahan anak pada 2025, mayoritas adalah perempuan.

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook