10 Kecamatan dengan Pemain Judol Terbanyak 2025
Masyarakat • 28 Juni 2026Pada 2025, PPATK mencatat Kecamatan Cengkareng memiliki 21.497 pemain judi online, terbanyak di Indonesia dengan deposit Rp137,8 miliar
Pada 2025, PPATK mencatat Kecamatan Cengkareng memiliki 21.497 pemain judi online, terbanyak di Indonesia dengan deposit Rp137,8 miliar
Cengkareng menempati posisi pertama dengan mencatatkan 21.497 pemain judol terbanyak
Data PPATK menunjukkan Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan pemain judol terbanyak di Jabodetabek pada 2025.
Pada 2025, PPATK mencatat 12,3 juta pemain judi online aktif di Indonesia, dengan Kabupaten Bogor menjadi wilayah terbanyak, mencapai 103.092 pemain
Perputaran uang judi di edisi Piala Dunia kali ini tembus Rp892 triliun, melonjak 43% dari perhelatan sebelumnya.
Pemain judi online didominasi oleh laki-laki berusia 26-45 tahun yang sudah menikah, tinggal di perkotaan, dan terpengaruh oleh faktor teman.
Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak pada 2025 (103.092 pemain).
Cerai akibat judi meningkat pada 2025 menjadi 4.623 kasus, jauh lebih tinggi dibanding 2024 (2.889 kasus) dan 2023 (1.572 kasus).
Menurut survei Populix, 84% responden pernah terpapar iklan judol di internet. Instagram dan situs film jadi kanal utama penyebarannya.
Sebanyak 34,7% publik menyatakan kurang percaya dan 20,6% tidak percaya sama sekali terhadap kinerja Kepolisian dalam menangani judi online
PPATK mencatat 47,49% laporan transaksi mencurigakan sepanjang 2025 berasal dari perjudian.
Nilai transaksi judi online turun 20%, namun jumlah transaksinya malah naik 101% dibanding tahun sebelumnya
Dampak ekonomi judi online diproyeksi capai 3,1% terhadap PDB. Pemerintah teurs memperkuat pengawasan.
Nilai Transaksi Tembus Rp1.200 Triliun, Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Judi Online
Sebanyak 830 kasus judi dilaporkan di Jawa Timur hingga Agustus 2025, tertinggi dari provinsi lain.
Sebanyak 49% responden memilih pengangguran sebagai isu paling mendesak yang perlu segera diselesaikan
Setelah PPATK blokir 122 juta rekening dormant, ditemukan adanya penurunan drastis transaksi judi online sepanjang Semester I 2025.
BPS mencatat ada 73,6 juta keluarga penerima bansos pada 2024, didominasi dari provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah serta Jawa Timur
PPATK temukan 571.410 rekening penerima bansos dipakai judi online, total transaksi tembus Rp957 miliar.
PPATK sukses menghentikan Rp1,8 triliun transaksi tindak pidana pada 2024, terbanyak dari kasus judi yang mencapai Rp626,9 miliar.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.