10 Kabupaten/Kota Pemain Judi Online Terbanyak 2025

Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak pada 2025 (103.092 pemain).

10 Kabupaten/Kota Pemain Judi Online Terbanyak 2025 Ilustrasi judi online | Freepik
Ukuran Fon:

Fenomena judi online di Indonesia saat ini tidak bisa lagi dianggap sebagai pelanggaran hukum biasa, melainkan telah menjadi ancaman bagi stabilitas nasional. Pada dasarnya, judi online merupakan aktivitas taruhan yang memanfaatkan platform digital sebagai sarana transaksi. Website judi online sering kali memberikan akses tanpa batas bagi penggunanya. Kemudahan akses inilah membawa konsekuensi serius yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Ketergantungan pada judi online kerap menjerat pelakunya dalam siklus utang yang berkepanjangan dan risiko penyalahgunaan data pribadi melalui platform ilegal tersebut.

Berdasarkan dari laporan yang dirilis oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transasksi Keuangan (PPATK), sepanjang 2025, skala aktivitas ilegal ini mencapai level yang mengkhawatirkan dengan nilai transaksi mencapai Rp1.163 triliun. Fenomena ini tidak hanya melibatkan 12,3 juta pemain di berbagai daerah, tetapi juga memusat secara signifikan di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten sebagai zona merah utama.

10 Kabupaten/Kota dengan Pemain Judi Online Terbanyak

Kabupaten Bogor menjadi Kab/Kota dengan pemain judi online terbanyak 2025 | GoodStats
Kabupaten Bogor menjadi Kab/Kota dengan pemain judi online terbanyak 2025 | GoodStats

Baca Juga: Judi Online Jadi Penyumbang Terbesar Laporan Transaksi Mencurigakan pada 2025

Kabupaten Bogor menduduki posisi puncak sebagai wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 103.092 orang pada 2025. Tren ini diikuti secara signifikan oleh wilayah Jakarta, di mana Jakarta Barat mencatat 89.320 pemain dan Jakarta Timur sebanyak 81.750 pemain. Kota Bandung berada di posisi keempat dengan 80.549 pemain, disusul oleh Kabupaten Tangerang dengan 75.857 pemain.

Sementara itu, Jakarta Selatan mencatat 65.388 orang, diikuti oleh Kabupaten Bandung yang memiliki 64.135 pemain. Tiga wilayah terakhir yang melengkapi daftar sepuluh besar adalah Kota Bekasi dengan 60.725 pemain, Jakarta Utara dengan 56.720 pemain, dan Kota Tangerang dengan 56.018 pemain.

Peta persebaran sepuluh wilayah dengan jumlah pemain tertinggi menunjukkan dominasi yang sangat kuat dari pulau Jawa bagian barat. DKI Jakarta memimpin dengan empat titik wilayah, setara dengan jumlah perwakilan dari Jawa Barat. Dengan tambahan dua daerah dari Banten, kesepuluh wilayah ini secara kolektif membentuk kesatuan klaster Jabodetabek.

10 Kecamatan dengan Pemain Terbanyak

Cengkareng menjadi kecamatan dengan pemain judi online terbanyak 2025 | GoodStats
Cengkareng menjadi kecamatan dengan pemain judi online terbanyak | GoodStats

Selanjutnya, untuk wilayah Jakarta Selatan, Kebayoran Lama mencatat 9.948 pemain, sementara Bekasi Utara di Kota Bekasi memiliki 7.793 pemain. Wilayah penyangga lainnya juga menunjukkan angka yang tinggi, seperti Cibinong dengan 7.033 pemain, Pasar Kemis dengan 6.647 pemain, serta Cipondoh dengan 6.463 pemain. Daftar ini ditutup oleh dua kecamatan di Jawa Barat, yaitu Baleendah di Kabupaten Bandung dengan 5.910 pemain dan Bojongloa Kaler di Kota Bandung sebanyak 5.090 pemain.

Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan fenomena pemain aktif ini terkonsentrasi secara masif di wilayah Jabodetabek, dengan Kecamatan Cengkareng muncul sebagai titik pusat utama. Dominasi jumlah pemain tidak hanya terbatas pada pusat administrasi Jakarta, tetapi juga meluas secara signifikan ke wilayah penyangga seperti Bekasi, Tangerang, dan Bogor.

Pemerintah Putus Akses 2,4 Juta Situs dan Konten Judi Online

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah memutus akses terhadap 2.458.934 situs serta konten judi online dalam periode 20 Oktober 2024 hingga awal November 2025. Menurut Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Medan, Muhammad Husein Tanjung, langkah ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

"Penurunan ini setara dengan menyelamatkan lebih dari Rp200 triliun uang rakyat agar tidak terbuang sia-sia ke kantong bandar judi,” kata Husein Selasa (19/1/2026), dikutip Liputan6.

Lebih lanjut, Husein menjelaskan volume pembersihan ruang digital ini adalah yang paling masif sepanjang sejarah di Indonesia. Dari total tersebut, mayoritas merupakan situs judi yang masih beroperasi, sementara lainnya ditemukan di berbagai media sosial populer.

"Ini merupakan angka pemblokiran terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah digital Indonesia. Lebih dari 2,1 juta di antaranya adalah situs judi aktif, sementara sisanya merupakan konten provokatif yang tersebar di platform besar seperti Meta, Google, YouTube, dan X,” ujarnya

Baca Juga: 84% Pengguna Internet Indonesia Terpapar Iklan Judi Online, Ini Peta Penyebarannya

Sumber:

https://www.ppatk.go.id/publikasi/read/287/analisis-strategis---dampak-sosial-judi-online.html

Penulis: Anggia Leksa
Editor: Editor

Konten Terkait

71% Publik RI Pakai Tas Reusable Imbas Kenaikan Harga Plastik

Masyarakat melakukan berbagai upaya untuk mengurangi penggunaan kantong plastik setelah harganya melonjak drastis.

Angka Pemuda NEET di Indonesia Kembali Turun pada 2025, Simak Tren Tahunannya

NEET atau youth NEET adalah istilah untuk anak muda usia 15–24 tahun yang tidak bekerja, tidak menempuh pendidikan, dan tidak mengikuti pelatihan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook