Nasional

Tren Alokasi dan Realisasi Anggaran Kemenkes Periode 2021-2025

Alokasi anggaran Kemenkes tahun 2025 sebesar Rp114,06 triliun dengan realisasi sebesar Rp94,61 triliun.

Tren Alokasi dan Realisasi Anggaran Kemenkes Periode 2021-2025

Ilustrasi Cek Kesehatan | Thirdman/Pexels

Pada tahun 2025, alokasi anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berada di angka Rp114,06 triliun dengan realisasi sebesar Rp94,61 triliun. Artinya, realisasi anggarannya mencatatkan persentase sebesar 82,95%.

Mandatory spending atau kewajiban alokasi anggaran untuk kesehatan telah dihapuskan dalam UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023. Artinya, anggaran kesehatan nasional tidak harus dialokasikan sejumlah minimal 5% dari total APBN.

Meskipun begitu, anggaran kesehatan tahun 2025 masih berada dalam kisaran tersebut, yaitu 6%. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Aji Muhawarman pada Senin (4/11/2024) mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan.

“Dengan adanya alokasi sebesar 6% ini, tentunya pemerintah berkomitmen untuk mengelolanya secara efektif dan efisien bagi peningkatan kualitas dan akses layanan kesehatan,” jelasnya.

Anggaran kesehatan tersebut tidak sepenuhnya dikelola oleh Kementerian Kesehatan, melainkan juga dikelola oleh kementerian dan lembaga lain.

Tren Alokasi dan Realisasi Anggaran Kemenkes Periode 2021-2025

Alokasi anggaran Kemenkes tahun 2025 sebesar Rp114,06 triliun dengan realisasi sebesar Rp94,61 triliun.
Alokasi anggaran Kemenkes tahun 2025 sebesar Rp114,06 triliun dengan realisasi sebesar Rp94,61 triliun | GoodStats

Baca Juga: 836 Ribu Anak Indonesia Belum Mendapat Imunisasi, Apa Alasannya?

Alokasi anggaran Kemenkes pada tahun 2021 menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, capai Rp214,44 triliun. Capaian realisasinya pun sangat tinggi, hingga 97,16% atau mencapai capai Rp208,35 triliun.

Pada tahun 2022, alokasi anggaran Kemenkes turun hampir Rp100 juta, menjadi Rp130,67 triliun dengan realisasi sebesar Rp121,05 triliun. Capaian realisasi pada periode ini menurun dari tahun sebelumnya tetapi masih cukup tinggi.

Alokasi anggaran pada tahun 2023 pun kembali menurun, hingga menyentuh Rp97,44 triliun. Meskipun begitu, capaian realisasinya sangat tinggi, hingga 97,04%. Realisasi anggaran Kemenkes tahun 2023 berada di angka Rp94,56 triliun.

Setelah menunjukkan pola penurunan selama dua tahun, pada tahun 2024, alokasi anggaran Kemenkes kembali naik, mencatatkan Rp99,86 triliun dengan realisasi sebesar Rp95,07 triliun. Artinya, capaian realisasinya berada di angka 95,20%.

Kemudian alokasi anggaran kembali meningkat pada tahun 2024, tembus Rp114,06 triliun, meski realisasinya turun menjadi Rp94,61 triliun.

Alokasi Anggaran Kesehatan Kemenkes 2025

Data yang dipublikasikan oleh Kemenkes dalam Profil Kesehatan Indonesia 2025 menunjukkan bahwa anggaran Kemenkes mengonsumsi kurang lebih 3,82% Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dari total alokasi APBN pusat sebesar Rp114,06 triliun, dana tersebut terbagi ke dalam beberapa sumber, meliputi rupiah murni sejumlah Rp82,26 triliun, pinjaman luar negeri sebanyak Rp7,44 triliun, dan penerimaan negara bukan pajak di angka Rp316 miliar.

Tidak hanya itu, sekitar Rp22 triliun di antaranya bersumber dari badan layanan umum, Rp65 miliar dari hibah luar negeri, Rp1 miliar berasal dari hibah langsung dalam negeri, dan terakhir sejumlah kurang lebih Rp1 triliun dari hibah langsung luar negeri.

Penyebab Rendahnya Realisasi Anggaran

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI pada Senin (20/7/2025) menyampaikan rendahnya realisasi anggaran Kemenkes pada tahun dipengaruhi oleh adanya pemblokiran anggaran sebesar Rp12,3 triliun.

Terlepas dari anggaran yang diblokir, dana efektif tersisa Rp101,74 triliun, sehingga realisasi Rp94,62 triliun mencatatkan serapan terhadap pagu efektif berada di angka 93%.

Baca Juga: Klasifikasi Label Nutri-Level yang Resmi Diluncurkan Kemenkes, Jurus Baru Tekan Konsumsi Gula Berlebih di Indonesia

Sumber:

https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2025

Penulis: Adhwa Aqilla • Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?