Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memiliki program tahunan untuk menilai dan mengukur kinerja inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, baik pada tataran provinsi, maupun kabupaten/kota.
Penilaian inovasi dilakukan berdasarkan Indeks Inovasi Daerah (IID) yang dirancang untuk memetakan sejauh mana daerah mampu menghasilkan kebaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Nilai indeks tersebut kemudian digunakan untuk membuat peringkat apresiasi yang memiliki beberapa tingkat predikat, yaitu predikat sangat inovatif, inovatif, dan kurang inovatif.
Pemeringkatan indeks inovasi daerah dikategorikan sesuai tingkatannya, yaitu provinsi, kabupaten, dan kota.
10 Daerah Paling Inovatif di Jawa Barat 2025
Baca Juga: 10 Wilayah Terinovatif di Indonesia 2025, Jawa Timur Dominasi
Secara umum, Provinsi Jawa Barat berada di peringkat ketiga nasional dengan skor 85,05 dan berhasil mendapatkan predikat sangat inovatif.
Sementara itu, peringkat pertama diisi oleh Jawa Timur dengan skor 90,84 dan posisi kedua ditempati oleh Sumatra Barat dengan nilai indeks sebesar 86,96.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa Jawa Barat tergolong sebagai salah satu provinsi dengan program inovasi terbaik nasional. Nilai tersebut didukung oleh daerah-daerah yang juga meraih nilai tinggi pada indeks inovasi daerahnya.
Daerah dengan nilai indeks inovasi daerah paling tinggi di Jawa Barat adalah Kota Bekasi yang berhasil meraih skor 94,43 dengan predikat sangat inovatif.
Kabupaten Bogor menyusul pada peringkat kedua dengan nilai indeks inovasi yang tidak jauh berbeda, yaitu 94,4 dan mendapat predikat sangat inovatif.
Dua daerah selanjutnya terpaut skor kurang lebih 10 poin, ada Kota Sukabumi di urutan ketiga dan Kota Cimahi di urutan keempat. Berturut-turut skor indeks inovasi daerah kedua daerah tersebut adalah 83,52 dan 83,42.
Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung menempati peringkat selanjutnya dengan capaian indeks inovasi daerah sebesar 80,49 dan 79,83. Meskipun skor capaiannya cenderung lebih rendah, kedua daerah tersebut masih mendapat predikat sangat inovatif.
Selanjutnya masih dalam predikat sangat inovatif, Kota Bandung menempati peringkat ketujuh dengan skor 65,07.
Daerah-daerah berikutnya memperoleh skor indeks inovasi daerah di bawah 65 poin, mendapatkan predikat inovatif.
Daerah-daerah yang mendapatkan predikat inovatif adalah Kabupaten Sukabumi dengan skor 63,61, Kota Bogor dengan nilai 60,41, dan terakhir Kabupaten Majalengka yang mendapatkan skor 59.
Penilaian Daerah Inovatif
Pengumuman daerah-daerah inovatif tersebut dilakukan pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang dilaksanakan pada 10 Desember 2025.
Kepala BSKDN, Yusharto Huntoyungo menyampaikan bahwa pelaksanaan IGA tahun 2025 menghasilkan capaian tertinggi sepanjang pelaksanaannya, hingga mencapai 36.742 inovasi dari 531 pemerintah daerah.
Penilaian daerah inovasi daerah dilakukan melalui beberapa proses evaluasi, yaitu tahapan penjaringan, verifikasi, presentasi kepala daerah, validasi lapangan, hingga sidang pleno yang melibatkan 18 kementerian/lembaga, akademisi, praktisi, dan media nasional.
Baca Juga: Atap Jawa Barat, Ciremai Juaranya!
Sumber:
https://ppid.kemendagri.go.id/front/dokumen/detail/300431395