Persentase Anak yang Mengalami Kekerasan Seksual di DKI Jakarta Tahun 2025
Masyarakat • 31 Mei 2026Persentase anak perempuan yang mengalami kekerasan seksual di DKI Jakarta tahun 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan laki-laki
Persentase anak perempuan yang mengalami kekerasan seksual di DKI Jakarta tahun 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan laki-laki
Kekerasan seksual tidak selalu berbentuk fisik. Simak jenis dan bentuk kekerasan seksual yang sering tidak disadari, termasuk yang terjadi lewat chat atau inter
Menurut CATAHU Komnas Perempuan, kekerasan seksual paling banyak terjadi di ranah digital. Pelaku dominan orang terdekat.
Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat ada 641 kasus kekerasan di ranah pendidikan pada 2025, 57,65% di antaranya adalah kekerasan seksual.
Persentase perempuan yang pernah mengalami kekerasan fisik dan seksual turun dari 20% pada tahun 2021 menjadi 18,4% pada tahun 2024
Jumlah kasus cabul dan pornografi di Indonesia menurun per Juni 2025, pemerintah terus kuatkan upaya penanganan kasus.
Kekerasan seksual dan psikis dominasi kekerasan terhadap perempuan pada 2024.
Kekerasan berbasis gender mengalami peningkatan di tahun 2024, berikut pemetaan karakteristik, bentuk, dan wilayah terjadinya
ICW bersama Koalisi Masyarakat Sipil menggelar diskusi media untuk mendorong pembahasan revisi UU Pemilu yang dipandang urgen.
Komnas Perempuan mengungkapkan sekitar 9 dari 15 kasus kekerasan seksual di fasilitas kesehatan dalam 2020-2024 melibatkan dokter sebagai pelaku.
Satu lagi kasus untuk menambah daftar gelap kekerasan seksual pada anak Indonesia.
Kasus kekerasan seksual di ranah perguruan tinggi mencapai 78% dari total keseluruhan kasus di program tiga dosa besar pada 2021-2024
KBGO (Kekerasan Berbasis Gender Online) tercatat menjadi kasus kekerasan seksual terbanyak di 2023, mencapai 442 kasus.
Lembaga layanan mencatat kasus kekerasan seksual sebagai yang terbanyak dan Komnas Perempuan mencatat bahwa lebih banyak kasus kekerasan psikis
Jumlah kasus kekerasan seksual anak di 2024 mencapai 7.623, perlindungan anak berbasis masyarakat sangat dibutuhkan demi masa depan mereka.
Survei Ipsos menunjukkan Indonesia paling menentang aborsi, dengan 74% penduduk menolak. Dalam kasus perkosaan, 50% responden masih tetap menolak aborsi legal.
Disahkannya PP Kesehatan 2024 kukuhkan status Indonesia sebagai negara yang legalkan aborsi bersyarat, bagaimana dengan negara Asia Tenggara lainnya?
Kasus kekerasan berbasis gender masih saja terjadi, bahkan merambat ke lingkup pejabat negara.
Capai 6.000 kasus per tahunnya, kekerasan seksual mendominasi kekerasan pada perempuan. Lantas, bagaimanakah peran pemerintah?
Sepanjang 2023, korban kekerasan seksual dan psikis di Indonesia mencapai 22 ribu orang.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.