7 Provinsi dengan Bencana Banjir dan Tanah Longsor Terbanyak Awal 2026
Bencana Alam • 26 Januari 2026Jawa Tengah menjadi provinsi yang paling banyak dilanda banjir dan tanah longsor pada awal 2026, dengan 22 bencana banjir dan 7 tanah longsor
Jawa Tengah menjadi provinsi yang paling banyak dilanda banjir dan tanah longsor pada awal 2026, dengan 22 bencana banjir dan 7 tanah longsor
Indonesia mencatat 3.233 bencana alam yang didominasi banjir, dengan dampak terhadap lebih dari 10 juta warga serta kerusakan ratusan ribu bangunan
Pemerintah menyalurkan total Rp32,9 miliar untuk 16.467 guru dan tendik terdampak bencana alam.
Kemendikdasmen mengumumkan sebanyak 85% sekolah dari tiga provinsi yang terdampak bencana siap beroperasi.
Dalam 7 hari terakhir, Gunung Semeru telah erupsi sebanyak 68 kali. Statusnya kini Siaga sejak 29 November 2025 lalu.
Banjir menjadi bencana paling sering terjadi sepanjang 2025 dengan proporsi mencapai 37,09%, mengancam wilayah padat penduduk nasional.
Per 19 Desember 2025, pengungsi terdampak banjir Sumatra sudah menembus angka 111,62 ribu jiwa. Sebagian besar berada dari Aceh.
Percakapan di Tiktok terkait penanganan bencana Aceh dan Sumatra mencatat 45,3% sentimen positif, 44,7% negatif, dan 10% netral
Menurut BPS, bencana alam banjir jadi yang terbanyak menimpa wilayah pedesaan dengan total 18,3% desa terdampak.
Percakapan di media sosial terkait penanganan bencana Aceh dan Sumatra mencatat 26,1% sentimen positif, 58,1% negatif, dan 15,8% netral
Indonesia menduduki bangku ke-3 dalam daftar negara dengan risiko banjir tertinggi se-ASEAN pada tahun 2025, dengan skor indeks 47,82
Dengan nilai indeks 39,8, Indonesia menjadi negara dengan risiko bencana tertinggi ke-3 pada tahun 2025, di bawah Filipina (46,56) dan India (40,73)
Beberapa provinsi ramai-ramai mengirimkan bantuan berupa dana dan logistik untuk pemulihan pasca bencana di ketiga provinsi terdampak.
Percakapan di Instagram terkait penanganan bencana Sumatra mencatat 23% sentimen positif, 61% negatif, dan 16% netral
Per 5 Desember 2025, 1.482 infrastruktur di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mengalami kerusakan parah
Percakapan di X terkait penanganan bencana Sumatra mencatat 36% sentimen positif, 46% negatif, dan 18% netral
RAPBN 2026 mencatat dana untuk lembaga kebencanaan pemerintah hanya mendapat alokasi Rp4,6 triliun. Sebaliknya, anggaran MBG melonjak hingga Rp335 triliun.
Menurut laporan Drone Emprit, sebanyak 60% pembahasan terkait bencana Sumatra oleh media daring punya sentimen positif, hanya 17% yang negatif.
Emosi antisipasi mendominasi percakapan warganet di internet dengan total 2,5 ribu unggahan
Sentimen negatif mendominasi media sosial X dengan proporsi 46%. Kemudian 36% lainnya bersifat positif dan 18% sisanya merupakan sentimen netral.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook