Komoditas

Tembus 10%, Udang Jadi Komoditas Tangkap Laut dengan Pertumbuhan Tertinggi pada Triwulan II 2026

Udang menjadi komoditas dengan pertumbuhan produksi tertinggi, mencapai 10,92% pada perikanan tangkap laut dan 9,99% pada perairan darat Triwulan II 2026.

Tembus 10%, Udang Jadi Komoditas Tangkap Laut dengan Pertumbuhan Tertinggi pada Triwulan II 2026

Ilustrasi Udang | Elisa Giaccaglia/Pexels

Aktivitas menangkap ikan di laut telah lama menjadi mata pencaharian sekaligus sumber pangan utama bagi masyarakat pesisir Indonesia. Keragaman wilayah perairannya menghasilkan berbagai jenis ikan dengan tingkat produksi yang bervariasi.

Kinerja perikanan tangkap turut mengangkat produksi perikanan nasional pada Triwulan II 2026. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat produksi perikanan Indonesia tembus 6,78 juta ton atau tumbuh 6,74% dibandingkan Triwulan II 2025.

Sebagai rinciannya, perikanan tangkap menyumbang 1,79 juta ton dengan pertumbuhan 5,70% secara tahunan, sedangkan perikanan budi daya menyumbang 4,99 juta ton, tumbuh 7,11% secara tahunan.

Adapun perkembangan produksi tersebut tercantum dalam Rilis Data Kelautan dan Perikanan Triwulan II 2026. Angkanya masih berupa estimasi yang dihitung menggunakan metode Double Exponential Smoothing (DES) dan Moving Average (MA).

Di antara hasil perikanan tangkap tersebut, udang menjadi komoditas yang pertumbuhannya paling pesat.

Volume dan Pertumbuhan Produksi Perikanan Tangkap Laut Menurut Jenis Triwulan II 2026

Produksi Udang dan Ikan Tumbuh, Namun Kategori Lainnya Justru Turun Drastis | GoodStats
Produksi Udang dan Ikan Tumbuh, Namun Kategori Lainnya Justru Turun Drastis | GoodStats

Baca Juga: Peta Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan Indonesia 2017-2026, Nelayan Terbanyak

Produksi perikanan tangkap laut mencapai 1,67 juta ton pada Triwulan II 2026, tumbuh 5,76% dibandingkan Triwulan II 2025. Perubahan tersebut didorong oleh dinamika produksi yang beragam pada setiap komoditas.

Tongkol berada di puncak melampaui jenis-jenis lainnya dengan volume produksi mencapai 145,45 ribu ton dan pertumbuhan 5,31%.

Berbeda arah, pergerakan negatif terjadi pada cakalang dengan volume 115,73 ribu ton yang mengalami kontraksi sebesar 8,15%.

Kinerja positif juga dicatatkan oleh tuna yang menyentuh angka 80,99 ribu ton, meski peningkatannya relatif tipis di kisaran 0,37%.

Sementara itu, pasokan dari komoditas udang terpantau solid di angka 65,77 ribu ton dengan membukukan pertumbuhan tertinggi sebesar 10,92%.

Kelompok jenis lainnya melengkapi daftar perikanan tangkap laut dengan raihan 1,26 juta ton serta tingkat pertumbuhan di level 7,41%.

Dinamika ini turut ditopang oleh program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) melalui penyediaan fasilitas terpadu seperti dermaga, cold storage, dan pabrik es.

Program ini terbukti mendongkrak produktivitas seperti di KNMP Sorue Jaya yang sukses mengirimkan 8 ton ikan berkualitas ekspor ke luar kota.

Volume dan Pertumbuhan Produksi Perikanan Tangkap Perairan Darat Menurut Jenis Triwulan II 2026

Produksi Udang dan Ikan Tumbuh, Namun Kategori Lainnya Justru Turun Drastis | GoodStats
Produksi Udang dan Ikan Tumbuh, Namun Kategori Lainnya Justru Turun Drastis | GoodStats

Beralih ke subsektor perairan darat, total volume produksi menyentuh angka 123,13 ribu ton pada Triwulan II 2026 atau mengalami kenaikan 4,87% secara tahunan. Capaian ini digerakkan oleh kenaikan produksi yang bervariasi pada masing-masing komoditas.

Melanjutkan tren positif hasil tangkap laut, pasokan ikan perairan darat mendominasi sebagian besar total perolehan dengan angka 117,17 ribu ton yang dibarengi pertumbuhan positif sebesar 5,17%.

Sementara itu, udang dari perairan darat turut meraih angka yang baik dengan volume 4,81 ribu ton dengan pertumbuhannya yang tinggi pula mencapai 9,99%.

Kelompok hasil tangkapan lainnya menutup pencapaian volume produksi di angka 1,15 ribu ton, sekaligus mengalami koreksi paling tajam, yakni menyusut hingga 29,36%.

Kolaborasi hasil perikanan tangkap laut dan perairan darat serta penerapan program yang relevan dapat memperkuat sektor perikanan sekaligus mendukung keberlanjutan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pedalaman.

Baca Juga: Ekspor Udang Hasil Tangkap Indonesia Meningkat pada 2024

Sumber:

https://portaldata.kkp.go.id/portals/publikasi/rilis

Penulis: Rosita Fatimah Azahra Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?