Nasional

10 Wilayah Paling Aman di Jawa Tengah, Ada Daerahmu?

Wonogiri jadi daerah paling aman di Jawa Tengah, mencatatkan laporan kejahatan sebanyak 58 laporan, paling sedikit dari daerah lain.

10 Wilayah Paling Aman di Jawa Tengah, Ada Daerahmu?

Potret Polisi | istock

Tingkat keamanan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kenyamanan masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Tingkat keamanan ini salah satunya bisa diukur dari jumlah laporan kejahatan yang diterima Polri.

Meski daerah yang minim laporan kejahatan bukan berarti daerah paling aman, angka-angka ini menjadi penanda absolut banyaknya kejahatan yang terjadi di suatu wilayah. Terdapat faktor lain juga yang memengaruhi jumlah laporan kejahatan, antara lain keterpaduan sistem pelaporan hingga keputusan korban itu sendiri.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 6.781 laporan kejahatan yang diterima kepolisian di Jawa Tengah pada 2025. Jumlahnya bertambah dibanding tahun 2024 yang sebanyak 6.756 laporan.

Kendati demikian, terdapat beberapa wilayah dengan jumlah laporan kejahatan yang lebih sedikit, menggambarkan perbedaan kondisi keamanan antarwilayah di Jawa Tengah.

Kabupaten Wonogiri duduk di peringkat pertama sebagai wilayah dengan jumlah laporan kejahatan paling sedikit di Jawa Tengah, yakni sebanyak 58 laporan pada 2025. Jumlahnya bahkan berkurang dari tahun 2024 yang sebanyak 63 laporan, juga jadi yang terendah di Jawa Tengah.

Baca Juga: Kota Salatiga Puncaki Usia Harapan Hidup di Jawa Tengah 2025

Bangku kedua diduduki oleh Kota Magelang, yang jumlah laporan kejahatannya sebanyak 66 laporan pada 2025. Jumlahnya turun tipis dari tahun 2024 yang sebanyak 68 laporan.

Daftar tiga besar daerah teraman di Jawa Tengah dilengkapi oleh Kabupaten Wonosobo, yang menerima total 81 laporan kejahatan sepanjang 2025, turun dari tahun 2024 yang mencapai 86 laporan.

Kabupaten Rembang dan Kabupaten Banjarnegara menyusul di urutan berikutnya, masing-masing mencatatkan 106 dan 107 laporan kejahatan. Kabupaten Purbalingga memiliki jumlah laporan yang sama dengan Kabupaten Banjarnegara, yakni sebanyak 107 laporan.

Wilayah dengan tingkat kejahatan terendah kedelapan di Jawa Tengah dipegang oleh Kota Tegal dengan 108 laporan, diikuti Kota Salatiga (118 laporan) dan Semarang (125 laporan).

Kota Semarang Paling Rawan Kejahatan

Sebaliknya, Kota Semarang jadi wilayah paling rawan kejahatan di Jawa Tengah, dengan jumlah laporan mencapai 1.116 pada 2025. Tingginya angka tersebut tidak terlepas dari posisi Semarang sebagai ibu kota provinsi sekaligus salah satu pusat aktivitas ekonomi, perdagangan, pendidikan, dan pemerintahan di Jawa Tengah. Dengan jumlah penduduk lebih dari 1,7 juta jiwa dan kepadatan sekitar 4.600 jiwa per kilometer persegi, intensitas aktivitas masyarakat di kota ini relatif tinggi.

Kabupaten Sragen menduduki posisi kedua dengan total 338 laporan kejahatan, diikuti Kabupaten Klaten dengan 274 laporan.

Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Pati berada di urutan berikutnya dengan masing-masing laporan kejahatan sebanyak 264 dan 257 laporan.

Baca Juga: Kota Semarang Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Nusantara di Jawa Tengah 2025

Sumber:

https://jateng.bps.go.id/en/statistics-table/2/NTYxIzI=/banyaknya-kejahatan-di-jawa-tengah-menurut-polres--polresta--dan-polrestabes.html

Penulis: Agnes Z. Yonatan Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?