Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang cukup dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia, yang terkenal dengan kegemarannya ‘nyambel’ setiap kali makan.
Selain nasi dan lauk pauk, rasanya hidangan kurang afdol kalau belum ada pelengkap sambal. Untuk itu, tidak heran jika konsumsi cabai di Indonesia cukup tinggi.
Produksi cabai juga jadi bagian penting dalam aktivitas pertanian di Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Pada 2025, DI Yogyakarta memproduksi 451,71 ribu kuintal cabai keriting, 250,30 ribu kuintal cabai rawit, dan 28,07 ribu kuintal cabai besar/teropong.
Produksi cabai keriting sedikit berkurang dibanding tahun 2024 yang mencapai 453,98 ribu kuintal. Bersamaan dengan itu, produksi cabai rawit juga berkurang hingga 40,54 ribu kuintal, sedangkan cabai keriting berkurang 1,92 ribu kuintal.
Di tengah penurunan tersebut, sejumlah wilayah berhasil mencatatkan produksi cabai yang tinggi. Di urutan pertama, Kulon Progo jadi wilayah penghasil cabai terbesar di DI Yogyakarta dengan total 490,6 ribu kuintal, yang terdiri atas 383,06 ribu kuintal cabai keriting, 106,95 ribu kuintal cabai rawit, dan 585,60 kuintal cabai besar.
Besarnya produksi cabai di Kulon Progo bukan lagi hal mengherankan, mengingat karakteristik lahannya yang mendukung budi daya komoditas tersebut.
Produksi cabai di Kulon Progo juga banyak ditopang oleh kawasan pesisir, yang menjadi salah satu wilayah penting dalam aktivitas pertanian cabai.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Harga Cabai Rawit Termahal 2026
Sleman berada di posisi kedua wilayah penghasil cabai terbesar di DI Yogyakarta, dengan produksi mencapai 176,6 ribu kuintal pada 2025.
Produksi cabai di Sleman terdiri atas 121,52 ribu kuintal cabai rawit dan 55,09 ribu kuintal cabai keriting. Dengan ini, Sleman pun jadi wilayah penghasil cabai rawit terbesar di DI Yogyakarta.
Di bawahnya terdapat Bantul yang menghasilkan 41,3 ribu kuintal cabai, terdiri atas 27,49 ribu kuintal cabai besar, 11,38 ribu kuintal cabai rawit, dan 2,65 ribu kuintal cabai keriting.
Di urutan keempat wilayah penghasil cabai terbesar di DI Yogyakarta terdapat Gunungkidul yang memproduksi 21,3 ribu kuintal. Produksi cabainya terdiri atas 10,92 ribu kuintal cabai keriting dan 10,42 ribu kuintal cabai rawit.
Terakhir, Kota Yogyakarta mencatatkan produksi cabai terendah, yakni hanya 38,39 kuintal cabai rawit dan 2,79 kuintal cabai keriting.
Secara nasional, Indonesia memproduksi total 6,04 juta kuintal cabai rawit, 1,05 juta kuintal cabai besar, dan 356,65 ribu kuintal cabai keriting.
Baca Juga: 10 Provinsi Penghasil Cabai Rawit Terbesar 2025
Sumber:
https://yogyakarta.bps.go.id/id/statistics-table/3/ZUhFd1JtZzJWVVpqWTJsV05XTllhVmhRSzFoNFFUMDkjMw==/produksi-tanaman-sayuran-dan-buah-buahan-semusim-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-tanaman---di-provinsi-di-yogyakarta--2019.html?year=2025