Ekonomi Mikro

Grobogan Pimpin Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Q1 2026

Kabupaten Grobogan jadi wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Tengah Q1 2026, tembus 12,56% q-to-q.

Grobogan Pimpin Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Q1 2026

Potret Grobogan | Pemkab Grobogan

Perekonomian di berbagai daerah di Jawa Tengah menunjukkan pertumbuhan signifikan pada Kuartal I 2026. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Grobogan menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Tengah. Laju ekonominya mencapai 12,56% (quarter-to-quarter/q-to-q), jauh melampaui wilayah lain di provinsi tersebut.

Tingginya pertumbuhan ekonomi di Grobogan tidak lepas dari karakteristik ekonomi daerah tersebut. Kabupaten ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Tengah, terutama dalam produksi padi, jagung, dan kedelai. Selain sektor pertanian, perdagangan hasil panen, distribusi komoditas pangan, serta aktivitas jasa pendukung juga ikut bergerak. Kondisi ini mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah secara signifikan.

Baca Juga: Kondisi Ekonomi RI Dinilai Memburuk

Kabupaten Wonogiri berada di posisi kedua dengan pertumbuhan 9,86%. Daerah ini selama beberapa tahun terakhir terus mengembangkan sektor pertanian, peternakan, serta usaha mikro dan kecil yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Kabupaten Brebes mencatat pertumbuhan 7,00%. Kabupaten Demak menempati posisi keempat dengan pertumbuhan 6,75%, disusul Kabupaten Rembang (5,47%) yang memperoleh kontribusi dari aktivitas industri, pelabuhan, pertanian, serta perdagangan antardaerah.

Daftar sepuluh besar ditutup oleh Kabupaten Temanggung dengan pertumbuhan sebesar 5,11%.

Tingginya pertumbuhan di wilayah-wilayah tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar, tetapi juga mulai tersebar di berbagai daerah yang memiliki potensi sektor pertanian, industri pengolahan, hingga perdagangan.

Potensi ekonomi Jawa Tengah semakin tersebar di berbagai wilayah. Daerah dengan basis pertanian, perdagangan, industri pengolahan, hingga jasa sama-sama memiliki peluang untuk tumbuh apabila didukung kebijakan yang tepat.

Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Jateng Posisi Berapa?

Adapun pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 5,89% (year-on-year/yoy) pada Kuartal I 2026, bertengger di peringkat kesepuluh nasional.

Maluku Utara menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada Kuartal I 2026, mencapai 19,64%, jauh melampaui rata-rata pertumbuhan nasional yang sebesar 5,39%.

Posisi kedua ditempati Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 13,64%, diikuti Sulawesi Tengah (8,32%), Gorontalo (7,68%), dan Kepulauan Riau (7,04%). 

Di posisi keenam terdapat Sulawesi Selatan yang laju pertumbuhan ekonomi mencapai 6,88%, disusul Sulawesi Tenggara (6,23%), Kalimantan Barat (6,14%), dan Jawa Timur (5,96%).

Dominasi wilayah Indonesia timur dalam daftar ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional saat ini semakin ditopang daerah berbasis komoditas dan industri pengolahan. Selain pertambangan, masuknya investasi besar pada kawasan industri dan smelter juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. 

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dibandingkan Negara G20, Apa yang Mendorongnya?

Sumber:

https://jateng.bps.go.id/id/news/2026/05/05/1186/pertumbuhan-ekonomi-jateng-tumbuh-5-89-.html

Penulis: Agnes Z. Yonatan Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?