Potret Kekerasan terhadap Perempuan Sepanjang 2025
Nasional • 10 Maret 2026Kasus kekerasan terhadap perempuan mencapai puncaknya pada 2025, dengan 2.067 laporan di antaranya terjadi di ranah personal dan 1.489 di ranah publik.
Kasus kekerasan terhadap perempuan mencapai puncaknya pada 2025, dengan 2.067 laporan di antaranya terjadi di ranah personal dan 1.489 di ranah publik.
Menurut survei GoodStats, botol air mineral tanpa BPA jadi pertimbangan utama 41,9% responden saat membeli minum, mengingat risiko kesehatan yang mengintai.
Komnas Perempuan mencatat 2025 jadi tahun dengan jumlah kekerasan terhadap perempuan tertinggi, mencapai 376.529 kasus, naik 14,07% dari tahun sebelumnya.
Jumlah pekerja migran Indonesia mencapai 296.984 orang pada 2025. Sebanyak 187.468 di antaranya adalah perempuan menurut data KP2MI.
KLHK mencatat total sampah Indonesia pada 2025 mencapai 25,14 juta ton, dengan 40,76% di antaranya merupakan sisa makanan.
JPPI mencatat kasus kekerasan di satuan pendidikan terus meningkat selama 5 tahun terakhir. Relasi pelaku-korban paling banyak berasal dari guru-siswa.
Menurut survei Populix, 84% responden pernah terpapar iklan judol di internet. Instagram dan situs film jadi kanal utama penyebarannya.
Indonesia komitmen impor US$4,5 miliar produk pertanian AS hasil kesepakatan dagang, utamanya adalah produk kedelai, kapas, dan gandum.
KontraS mencatat masih ada 205 pelanggaran terhadap kebebasan sipil sepanjang 2025. Polisi jadi aktor dominan dengan total 178 kasus.
Pangsa penjualan mobil listrik Indonesia mencapai 14,66% pada 2025. Kebijakan PPN DTP jadi salah satu faktor pendorong.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook