Kota merupakan salah satu bentuk wilayah administratif yang berada di bawah provinsi di Indonesia. Di berbagai negara, pembagian wilayah administratif memiliki istilah yang berbeda-beda, seperti negara bagian, prefektur, atau munisipalitas, bergantung pada sistem pemerintahan yang berlaku. Sejumlah kota berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi, pemerintahan, budaya, dan sosial sehingga biaya hidup masyarakatnya cenderung lebih tinggi dibandingkan daerah lain.
Salah satu contohnya adalah Jakarta. Sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional, kota ini menjadi lokasi berbagai aktivitas strategis, mulai dari pemerintahan, bisnis, hingga perdagangan. Tingginya konsentrasi aktivitas tersebut turut memengaruhi tingkat pengeluaran masyarakat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada 2025, Jakarta mencatat pengeluaran per kapita tertinggi di Indonesia.
Lalu, bagaimana peringkat biaya hidup Jakarta di lingkup Asia Pasifik?
Baca Juga: Kota dengan Daya Tarik Tertinggi di Asia Pasifik 2026, Ada Jakarta!
Berdasarkan data dari situs Julius Baer dalam Global Wealth and Lifestyle Report 2025, terungkap daftar kota dengan pengeluaran terbesar di Asia Pasifik. Posisi pertama diraih oleh Singapura. Dalam indeks ini, Singapura terpilih menjadi kota termahal selama tiga tahun berturut-turut. Menariknya, kota ini juga menjadi salah satu kota paling layak huni di dunia. Stabilitas politik, keamanan lingkungan, serta layanan publik yang berkualitas merupakan sejumlah keunggulan utamanya.
Di urutan kedua terdapat Hong Kong yang secara global menempati posisi ketiga. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Hong Kong merupakan salah satu pasar properti residensial termahal di dunia. Pajaknya yang relatif rendah serta budaya kosmopolitan menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang memiliki penghasilan tinggi untuk menetap. Terlebih, izin tinggal paling baru untuk mendukung program investasi berhasil menarik minat para investor kelas atas.
Daftar kota dengan biaya hidup termahal berikutnya diisi oleh Shanghai (peringkat ke-6 global), Dubai (peringkat ke-7 global), Bangkok (peringkat ke-11 global), Taipei (peringkat ke-12 global), Sydney (peringkat ke-14 global), Tokyo (peringkat ke-17 global), Jakarta (peringkat ke-18 global), Mumbai (peringkat ke-20 global), dan Manila (peringkat ke-23 global).
Tentang Ranking
Julius Baer merilis Global Wealth and Lifestyle Report 2025 berdasarkan harga sejumlah barang dan jasa yang mewakili pengeluaran gaya hidup kelompok high-net-worth individuals (HNWI) di 25 kota besar dunia. Data dikumpulkan pada November 2024 sampai Maret 2025 melalui butik merek, situs, serta penjual resmi yang sudah mencakup pajak dan biaya tambahan. Setiap harga kemudian dikonversikan ke dolar AS (USD) pada tanggal acuan yang sama.
Baca Juga: China Jadi Negara Asal Impor Terbesar Jakarta per April 2026
Sumber:
https://www.juliusbaer.com/en/spotlight/global-wealth-and-lifestyle-report-2025/