Ragam Reaksi Publik terhadap Program Utama Prabowo
Masyarakat • 5 November 2025Penuntasan TBC raih sentimen positif tertinggi, mencapai 100%, sedangkan pemberantasan korupsi hanya mendapat 43% sentimen positif
Penuntasan TBC raih sentimen positif tertinggi, mencapai 100%, sedangkan pemberantasan korupsi hanya mendapat 43% sentimen positif
Menurut laporan Drone Emprit, sebanyak 61% pembahasan MBG di media daring memiliki sentimen negatif, hanya 31% yang positif.
Marah menjadi emosi publik yang dominan muncul dalam percakapan daring terkait MBG dengan jumlah unggahan sebanyak 47,6 ribu
Menurut Drone Emprit, sebanyak 36% percakapan di internet terkait program MBG diisi sentimen negatif, 50% positif, dan 14% sisanya netral.
Program subsidi energi dan kompensasi memperoleh alokasi anggaran terbesar, capai Rp381,3 triliun, di atas MBG yang sebesar Rp335 triliun
Berdasarkan survei Populix, 56% responden ingin pemerintah tingkatkan kualitas kontrol terhadap makanan yang disajikan.
Sekitar 58% penerima MBG berada di Jawa, jumlahnya mencapai 13,26 juta orang per 8 September 2025
Responden dengan tingkat pendidikan lebih rendah sangat mendukung MBG, berbalik dengan responden yang tingkat pendidikannya lebih tinggi
TKD dipangkas menjadi 650 triliun dalam RAPBN 2026, demi mendukung program-program prioritas seperti: MBG, Sekolah Rakyat, dan CKG.
Sebanyak 49% responden memilih pengangguran sebagai isu paling mendesak yang perlu segera diselesaikan
Sebanyak Rp335 triliun anggaran pendidikan dialokasikan untuk program MBG, tertinggi dari alokasi lain.
Anggaran pendidikan naik jadi Rp757,8 T dan kesehatan naik jadi Rp244 T dalam RAPBN 2026, fokus pada kualitas guru, kurikulum, serta akses layanan kesehatan.
Anggaran BGN setara 17,9% dari total anggaran kementerian/lembaga yang mencapai Rp1.498,3 triliun dalam RAPBN 2026.
BGN jadi lembaga/kementerian dengan anggaran terbesar pada RAPBN 2026, mencapai Rp268 triliun
Pendidikan dapat alokasi anggaran Rp757,8 triliun di RAPBN 2026, menjadi yang terbesar sepanjang sejarah
Pada 2024, 71,05% peserta didik di Indonesia memiliki kebiasaan sarapan setiap hari, tertinggi di Sumatra Utara dengan 85,16%.
Lulusan Komcad SPPI menjadi ASN PPPK dan ditugaskan mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Badan Gizi Nasional (BGN).
Penerima manfaat MBG telah mencapai 5,59 juta per Juli 2025, dengan penerima dari kalangan SD terbanyak.
Dengan anggaran tersebut pemerintah telah membangun 1.716 SPPG dan 4,9 juta orang telah menerima manfaat MBG
Jumlah dapur umum MBG (SPPG) melonjak dari 246 titik pada Januari menjadi 1.386 titik pada Mei 2025, meningkat lebih dari 460% hanya dalam lima bulan
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook