10 Kabupaten/Kota Paling Berkelanjutan di Indonesia 2025
Sosial • 4 Juni 2026Kota Surabaya raih predikat kota paling berkelanjutan di Indonesia versi UI GreenCityMetric 2025.
Kota Surabaya raih predikat kota paling berkelanjutan di Indonesia versi UI GreenCityMetric 2025.
Sebanyak 373 spesies mamalia dan burung di Indonesia terancam punah
Konsep sustainability semakin marak disuarakan, tetapi faktor ekonomi masih menjadi hambatan terbesar publik Indonesia dalam menerapkannya.
Kesadaran Gen Z (89%) terhadap gaya hidup berkelanjutan dan perilaku hemat energi lebih tinggi dibandingkan Milenial (86%) dan Gen X (81%)
DKI Jakarta mencatat IKLH terendah pada 2025 sebesar 55,28, jauh di bawah capaian nasional yang mencapai 78,58
Provinsi di wilayah Papua mendominasi top 5 IKLH terbesar 2025, Papua Pegunungan tercatat sebagai yang tertinggi dengan nilai 88,55
Upaya menyelamatkan bumi (65%) menjadi alasan utama publik RI menganut gaya hidup berkelanjutan, disusul tren decluttering (53%) dan memangkas pengeluaran (53%)
Dalam dua dekade ini, deforestasi paling besar di Tanah Papua terjadi pada tahun 2015, dengan luas 82 ribu ha. Siti Nurbaya Bakar jadi Menhut RI masa itu.
Membawa kantong belanja ramah lingkungan menjadi upaya mengurangi penggunaan plastik yang paling populer menurut publik RI, dilakukan oleh 71% responden
Sebanyak 40,77% sampah di Indonesia pada 2025 berasal dari sisa makanan
Mematikan lampu dan alat elektronik tak terpakai (68%) jadi kegiatan hemat energi favorit publik RI, diikuti oleh menggunakan alat makan guna ulang (51%)
Mayoritas publik RI menggunakan kantong ramah lingkungan yang dapat digunakan ulang (spunbond) sebagai alternatif pengganti plastik, dengan proporsi 72%
Sustainable living adalah kebiasaan sehari-hari yang dilakukan untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan, seperti hemat listrik dan membawa tumbler sendiri.
Masyarakat melakukan berbagai upaya untuk mengurangi penggunaan kantong plastik setelah harganya melonjak drastis.
Kualitas udara di Jakarta pada April 2026 terpantau dalam kategori sedang dengan indeks tertinggi di angka 96
Proyek pertambangan (69 kasus) mendominasi kejadian perampasan wilayah adat pada tahun 2025, disusul proyek perkebunan (34 kasus) dan infrastruktur (11 kasus)
REC dapat digunakan oleh perusahaan yang ingin klaim penggunaan EBT tanpa perlu membangun fasilitas EBT
Produksi kelapa sawit naik 3,02 juta ton, dari yang mulanya 28,46 juta ton pada tahun 2024 menjadi 31,48 juta ton pada tahun 2025
Tren emisi CO₂ akibat karhutla di Indonesia dalam periode 2016–2025 menunjukkan pola yang fluktuatif, sejalan dengan dinamika luas kebakaran yang terjadi
Per Maret 2026, Kubu Raya (7.872 ha) jadi daerah dengan karhutla terluas di Indonesia, diikuti Ketapang (7.398 ha) dan Mempawah (4.962 ha)
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook