10 Brand Mi Instan Terlaris saat Ramadan 2025, Mana Favoritmu?
Industri • 14 Maret 2026Indomie dan Mie Sedaap balapan di daftar teratas kategori mi & pasta instan terlaris di e-commerce pada Ramadan 2025
Indomie dan Mie Sedaap balapan di daftar teratas kategori mi & pasta instan terlaris di e-commerce pada Ramadan 2025
Kantar menyebut Indomie menjadi jawara makanan instan lokal terlaris dalam negeri, disusul Mie Sedaap dan Royco.
Indomie menempati peringkat pertama sebagai brand FMCG terfavorit warga Indonesia dengan CRP sebesar 2,26 miliar pada 2025
Tiga dari top 10 brand makanan Asia 2025 adalah merek lokal, dengan Indomie memuncaki daftar di peringkat ke-4
Indomie menjadi brand makanan Indonesia paling diminati di kalangan konsumen dengan CRP mencapai 2,3 miliar pada 2024.
Indomie jadi kebanggaan produk makanan lokal pada 2025, jauh unggul dari brand lokal lain dalam daftar.
Indomie jadi mi instan favorit orang Indonesia selama 5 tahun berturut-turut.
Berada di bawah China, Indonesia tempati posisi kedua sebagai negara pengonsumsi mi terbanyak, mencapai 14.26 miliar bungkus per 31 Desember 2022
Indomie Goreng Original merupakan varian Indomie yang paling digemari di Indonesia versi survei Jakpat
Indomie adalah merek mi instan terpopuler di Indonesia dan memiliki tingkat konversi tertinggi, yakni 91 persen.
Jakpat memaparkan temuan survei mengenai dinamika mi instan dan masyarakat Indonesia, khususnya terkait perilaku masyarakat dalam mengonsumsi mi instan.
Kudapan mi pertama kali masuk ke Indonesia melalui pendatang dari China yang berdagang di tanah air. Orang Indonesia pun mengreasikan mi yang dibawa oleh masyar
Brand Footprint telah kembali dirilis oleh Kantar. Indomie termasuk dalam 10 besar produk FMCG yang paling dicari secara global.
Mi instan telah menjadi kudapan favorit di Indonesia. Masyarakat Indonesia tercatat telah mengonsumsi 13,2 miliar bungkus mi instan sepanjang tahun 2021.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook