Komoditas

Tren Harga Daging Ayam Ras dan Kampung Semester I 2026

Sepanjang semester I 2026, bulan Maret catatkan harga ayam tertinggi nasional. Rp41.011/kg untuk ayam ras dan Rp78.273/ekor untuk ayam kampung.

Tren Harga Daging Ayam Ras dan Kampung Semester I 2026

Ilustrasi Penjualan Daging Ayam | Laudia Tysara/Pexels

Daging ayam merupakan salah satu dari beberapa bahan kebutuhan pokok penting dalam data Kementerian Perdagangan (Kemendag). Komoditas ini menjadi salah satu sumber protein hewani yang paling mudah diakses sebagian besar masyarakat Indonesia.

Tingkat konsumsi hariannya juga tergolong sangat tinggi, baik untuk konsumsi rumahan maupun bisnis makanan, sehingga ketersediaannya berdampak pada gizi dan usaha masyarakat.

Harga komoditas ayam sangat sensitif terhadap biaya pakan, misalnya jagung. Perubahan harga yang drastis dan signifikan pada daging ayam dapat langsung berpengaruh pada inflasi nasional, sehingga pemerintah perlu mengintervensi pasokan dan mengontrol harganya secara konstan.

Salah satu upaya yang diterapkan untuk menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok seperti ayam adalah dengan menerapkan Harga Acuan (HA) yang berlaku secara nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menerapkan nilai Rp40.000 per kilogram (kg) sebagai Harga Acuan (HA) daging ayam ras.

Tren Harga Daging Ayam Ras Semester I 2026

Sepanjang semester I 2026, bulan Maret catatkan harga ayam tertinggi nasional, capai Rp41.011/kg untuk ayam ras.
Sepanjang semester I 2026, bulan Maret catatkan harga ayam tertinggi nasional, capai Rp41.011/kg untuk ayam ras | GoodStats

Baca Juga: Produksi Daging Ayam di Indonesia Kembali Naik pada 2025, Tembus 4,1 Juta Ton

Secara nasional, rata-rata harga daging ayam ras pada sepanjang Semester I 2026 cenderung naik turun, tetapi tidak jauh dari angka Harga Acuan (HA).

Pada bulan Januari, rata-rata harga daging ayam nasional adalah Rp38.277 per kg. Sementara itu, pada bulan Februari, harga naik ke angka Rp39.800 per kg.

Kemudian, pada bulan Maret, harga daging ayam ras mencapai puncak tertingginya selama Semester I 2026, yaitu di angka Rp41.011 per kg.

Faktor penyebab tingginya harga daging ayam ras, salah satunya adalah lonjakan permintaan selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.

Pada bulan-bulan setelahnya, harga daging ayam ras terus menunjukkan penurunan. Pada bulan April, harganya berada di angka Rp38.323 per kg, pada bulan Mei, harga kembali turun ke angka Rp37.551, hingga mencapai nilai terendahnya pada bulan Juni, yaitu Rp36.271 per kg. 

Angka-angka di atas merupakan rata-rata nasional. Namun, jika ditinjau lebih dalam pada wilayah-wilayah di Indonesia, harganya tentu lebih bervariasi.

Sulawesi Selatan menunjukkan pola harga yang cenderung lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional, sekaligus menjadi wilayah dengan harga daging ayam ras terendah.

Pada bulan Januari, ketika rata-rata nasional adalah Rp38.277 per kg, harga di Sulawesi Selatan berada di angka Rp32.159 per kg.

Saat hari raya memengaruhi rata-rata nasional hingga melonjak hingga Rp41.011 per kg, harga daging ayam ras di Sulawesi Selatan pada bulan Maret masih hanya berada di angka Rp34.424 per kg.

Harga terendah daging ayam ras di Sulawesi Selatan juga muncul pada bulan Juni, yaitu di angka Rp28.370 per kg.

Tren Harga Daging Ayam Kampung Semester I 2026

Sepanjang semester I 2026, bulan Maret catatkan harga ayam tertinggi nasional, capai Rp78.273/ekor untuk ayam kampung.
Sepanjang semester I 2026, bulan Maret catatkan harga ayam tertinggi nasional, capai Rp78.273/ekor untuk ayam kampung | GoodStats

Berbeda dengan jenis ayam ras yang memiliki nilai Harga Acuan (HA) nasional, Bapanas dan Kemendag tidak menetapkan nilai acuan untuk daging ayam kampung.

Pada bulan Januari 2026, rata-rata harga daging ayam kampung nasional adalah Rp75.468 per ekor. 

Kemudian harga daging ayam kampung konsisten menunjukkan peningkatan pada bulan Februari dan Maret dengan masing-masing Rp76.107 per ekor dan Rp78.273 per ekor.

Setelahnya, pada bulan April hingga Juni, harga daging ayam kampung nasional cenderung stabil, di angka Rp77.752 per ekor, Rp77.331 per ekor, dan Rp77.246 per ekor.

Baca Juga: Produksi Telur Ayam di Indonesia Terus Naik 1 Dekade Terakhir

Sumber: 

https://sp2kp.kemendag.go.id/statistik/area

Penulis: Adhwa Aqilla Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?