Tanaman yang memiliki manfaat sebagai obat-obatan dikenal sebagai tanaman biofarmaka. Di Indonesia, kelompok tanaman ini dapat tumbuh subur berkat kondisi tanah yang subur serta intensitas sinar matahari yang tinggi dan merata sepanjang tahun. Seluruh bagian tanaman biofarmaka dapat dimanfaatkan, salah satunya adalah bagian rimpang.
Kencur merupakan salah satu tanaman yang bagian rimpangnya dapat dimanfaatkan. Tanaman herbal ini dikenal memiliki aroma rimpang yang khas. Dalam bidang kuliner, kencur digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan jamu, sedangkan dari sisi kesehatan, kencur bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran napas, pencernaan, hingga sebagai antinyeri.
Meski termasuk dalam suku jahe-jahean, tanaman bernama latin Kaempferia galanga L. ini dapat dikenali dari warna kulitnya yang cokelat mengilap, dengan daging berwarna putih atau kuning pucat.
Lantas, daerah mana saja yang memiliki angka produksi kencur paling banyak?
Baca Juga: Jawa Timur Produksi Lebih dari 41 Juta Kg Jahe, Terbesar di Indonesia 2025
Data yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025 mengungkap deretan provinsi penghasil kencur terbesar di Indonesia. Di posisi pertama terdapat Jawa Barat yang menghasilkan 20,9 juta kilogram kencur satu tahun terakhir. Sesuai dengan karakteristik beberapa daerah di Jawa Barat, kencur dapat tumbuh subur di lingkungan yang memiliki tanah gembur berpasir yang kaya bahan organik.
Urutan kedua provinsi penghasil kencur terbanyak diraih oleh Lampung, angka produksinya menyentuh 9,1 juta kilogram. Posisinya disusul oleh Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan produksi masing-masing sebesar 6,4 juta dan 3,7 juta kilogram.
Kemudian secara berurutan terdapat Sumatra Selatan (1,9 juta kilogram), Sumatra Utara (1,4 juta kilogram), Kalimantan Selatan (1,1 juta kilogram), DI Yogyakarta (959,8 ribu kilogram), Banten (943,9 ribu kilogram), dan Bengkulu (489,7 ribu kilogram).
Secara keseluruhan, total produksi kencur dari Jawa Barat menyumbang sekitar 41,45% dari total produksi nasional yang mencapai 50,5 juta kilogram. Angka ini mencerminkan bahwa provinsi tersebut menjadi sentra produksi kencur nasional.
Selain diproduksi dalam skala besar, kencur juga dapat ditanam pada skala rumahan. Perawatannya cukup mudah serta tidak membutuhkan lahan yang luas, dapat ditanam di pekarangan, pot, ataupun dengan polybag.
Baca Juga: Jawa Barat Jadi Produsen Kapulaga Terbesar di Indonesia 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/VVZNelkycEdWM2t5V2poTFltOVVURWR0WWs1Mlp6MDkjMyMwMDAw/produksi-tanaman-biofarmaka-menurut-provinsi-dan-jenis-tanaman-.html?year=2025