Tanah dan iklim Indonesia sangat mendukung pertumbuhan berbagai tanaman biofarmaka. Tanaman biofarmaka sendiri adalah tanaman yang mengandung zat aktif dengan khasiat menyembuhkan maupun mencegah penyakit pada manusia. Selain itu, tanaman biofarmaka sering kali dimanfaatkan sebagai bahan baku jamu, suplemen kesehatan, kosmetik, sampai kuliner.
Salah satu jenis tanaman biofarmaka yang tumbuh subur di Indonesia adalah jahe. Bagian tanamannya yang memiliki khasiat terdapat pada bagian akar. Tanaman ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan sehingga banyak digunakan sebagai bahan baku minuman dan bumbu dapur. Aromanya yang khas dan menenangkan menjadi daya tarik tersendiri.
Baca Juga: Peta Produksi Tanaman Biofarmaka Indonesia Tahun 2025, Jahe Mendominasi!
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan Produksi Tanaman Biofarmaka Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman 2025, Jawa Timur menjadi provinsi penghasil jahe terbesar di Indonesia, dengan angka produksi mencapai 41,1 juta kilogram (kg) atau sekitar 24,4% dari total produksi nasional.
Tingginya produksi jahe di Jawa Timur menegaskan peran provinsi ini sebagai salah satu sentra tanaman biofarmaka di Indonesia. Luas lahan pertanian serta tingginya permintaan pasar mendorong masifnya budidaya jahe di wilayah ini.
Peringkat kedua dan ketiga diraih oleh Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan total produksi masing-masing sebesar 37,5 juta kg dan 27,4 juta kg. Secara bersamaan, ketiga provinsi teratas ini menyumbang sekitar 63% dari produksi jahe nasional.
Daftar provinsi penghasil jahe terbesar dilengkapi oleh Sumatra Utara (18 juta kg), Sulawesi Selatan (5,3 juta kg), Bengkulu (5,1 juta kg), DI Yogyakarta (5 juta kg), Kalimantan Barat (4,7 juta kg), Sumatra Barat (3,3 juta kg), dan Maluku Utara (2,2 juta kg).
Secara keseluruhan, produksi jahe Indonesia pada 2025 mencapai 168,97 juta kg. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tanaman biofarmaka lainnya, menunjukkan produksi jahe di Indonesia masih besar. Tidak hanya dalam skala domestik, permintaan terhadap komoditas ini juga menembus pasar ekspor dunia. Kualitas dan masa simpannya yang relatif lama sangat mendukung untuk menjadi komoditas ekspor unggulan dari Indonesia.
Baca Juga: 10 Daerah dengan Pengeluaran Makanan Tertinggi di Jawa Timur 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/VVZNelkycEdWM2t5V2poTFltOVVURWR0WWs1Mlp6MDkjMyMwMDAw/produksi-tanaman-biofarmaka-menurut-provinsi-dan-jenis-tanaman-.html?year=2025
Penulis: Alifia Ayu Fitriana
Editor: Editor