Nasional

10 Wilayah yang Paling Tidak Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran 2026

Survei Tempo mengungkap tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Prabowo dan Gibran, Banten memimpin dengan persentase 76%.

10 Wilayah yang Paling Tidak Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran 2026

Prabowo dan Gibran | Situs Resmi Presiden RI/presiden.go.id

Presiden dan wakil presiden terpilih Republik Indonesia periode 2024–2029, Prabowo dan Gibran tengah memasuki tahun kedua masa jabatan. Selama rentang waktu tersebut, telah terjadi berbagai perubahan kondisi politik, baik nasional maupun internasional. Beragam reaksi dari publik pun lahir atas dinamika politik pada pemerintahan saat ini.

Sebagai penentu arah pelaksanaan tata negara, presiden turut dibantu oleh para menteri yang termuat di dalam kabinet pilihannya. Selain itu, peran pejabat lain juga turut memengaruhi kualitas kinerja kepala negara, karena kinerja para jajarannya juga mencerminkan tingkat keberhasilan atau bahkan sebaliknya.

Dewasa ini, publik semakin dimudahkan dalam memantau serta menilai kinerja para pejabat, tidak terkecuali presiden dan wakil presiden. Lantas, bagaimana tingkat ketidakpuasan masyarakat Indonesia terhadap kinerja Prabowo dan Gibran?

Baca Juga: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Prabowo-Gibran Anjlok Jadi 37%

Dalam survei yang dirilis oleh Tempo pada 2026, terungkap tingkat kepuasan masyarakat di beberapa wilayah. Menariknya, Banten menjadi wilayah dengan tingkat ketidakpuasan paling tinggi terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, di mana persentasenya menyentuh di angka 76%. Tepat di bawahnya dengan selisih cukup tipis, terdapat Jakarta dengan persentase ketidakpuasan sebesar 73%.

Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki tingkat ketidakpuasan pada angka 68%.

Selanjutnya, Jawa Barat dan Sumatra sama-sama mencatatkan persentase ketidakpuasan sebesar 66% atas kinerja presiden dan wakilnya saat ini. Dari wilayah Timur, tepatnya di Maluku dan Papua menunjukkan besaran angka yang tidak terlalu jauh, yakni 62%.

Daftar wilayah dengan tingkat ketidakpuasan tertinggi terhadap pemerintahan Prabowo dan Gibran juga dilengkapi oleh wilayah Kalimantan (58%), Jawa Timur (51%), Sulawesi (48%), serta Bali dan Nusa (43%).

Metodologi

Tempo menyelenggarakan survei yang bertajuk Survei Persepsi Publik Kinerja Pemerintah dan Dinamika Politik Nasional pada 31 Juli–11 Agustus 2026. Survei ini menggunakan metode wawancara langsung yang melibatkan 1.260 responden di 38 provinsi dengan teknik multistage random sampling. Diperoleh margin of error kurang lebih sebesar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Baca Juga: Prabowo Teken PP No 30 Tahun 2026, Lepas Status WNI Kini Berbayar Rp5 Juta

Sumber:

https://www.youtube.com/watch?v=SyUvBkZ4Qno

Penulis: Alifia Ayu Fitriana Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?