Setiap warga negara berhak atas akses pendidikan yang layak. Di Indonesia, pemerintah menetapkan lama wajib belajar minimal 13 tahun. Durasi pendidikan ini meliputi satu tahun pra-sekolah, enam tahun tingkat Sekolah Dasar (SD), tiga tahun tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan tiga tahun Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan (SMA/SMK). Kebijakan ini bertujuan untuk menguatkan pondasi dan pemerataan akses terhadap pendidikan formal.
Melalui wajib belajar 13 tahun ini, diharapkan daya saing generasi muda dapat terus ditingkatkan. Namun, meskipun telah ditetapkan sebagai kebijakan nasional, nyatanya tidak semua daerah memiliki waktu lama sekolah yang sama. Kondisi geografis, sosial, ekonomi, akses teknologi, dan ketersediaan tenaga pendidik turut memengaruhi seberapa lama seseorang dapat menyelesaikan pendidikan, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Rerata Lama Sekolah di Jakarta
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Upah Buruh Tertinggi per Februari 2026, Jakarta Memimpin!
Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025 merilis data terkait rata-rata lama sekolah kabupaten/kota di Indonesia, salah satunya di DKI Jakarta. Kota ini memiliki enam wilayah administratif dengan jumlah rata-rata lama sekolah yang berbeda.
Jakarta Selatan memimpin rata-rata lama sekolah pada daftar di atas dengan durasi 12,06 tahun. Selisih tipis di bawahnya, terdapat Jakarta Timur dengan lama sekolah rata-rata mencapai 12,01 tahun. Secara statistik, penduduk di dua wilayah ini hampir telah menuntaskan jenjang SMA/sederajat.
Kemudian secara berurutan terdapat Jakarta Pusat (11,62 tahun), Jakarta Barat (11,25 tahun), Jakarta Utara (11,08 tahun), dan Kepulauan Seribu (9,27 tahun). Dalam daftar ini, Kepulauan Seribu memiliki rata-rata lama sekolah paling rendah dibandingkan wilayah Jakarta lainnya. Fenomena ini menunjukkan bahwa akses dan keberlanjutan pendidikan sangat bergantung pada kondisi suatu wilayah.
Secara keseluruhan, rata-rata lama sekolah di ibu kota pada 2025 mencapai angka 11,59 tahun, cukup jauh di atas rata-rata lama sekolah nasional yang sebesar 9,07 tahun. Tantangan selanjutnya adalah untuk memperkuat pondasi pendidikan nasional tidak hanya menekankan pada lama sekolah, melainkan juga pada kualitas pembelajaran. Harapannya, sekolah-sekolah dapat mencetak generasi mendatang yang memiliki bekal cukup untuk memasuki dunia kerja.
Baca Juga: Jakarta Masuk Jajaran Kota dengan Transum Terbaik di Dunia
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDE1IzI=/-metode-baru-rata-rata-lama-sekolah.html
Penulis: Alifia Ayu Fitriana
Editor: Editor