Fenomena pengangguran di Indonesia masih menjadi masalah yang mengakar dari tahun ke tahun. Rasio penduduk usia produktif yang terus bertambah semestinya diimbangi dengan terbukanya lapangan pekerjaan yang menyerap banyak tenaga kerja. Namun kabar baiknya, angka pengangguran di Indonesia kian menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia Turun Akhir 2025
Tingkat pengangguran di Indonesia pada periode 2016–2019 cenderung mengalami penurunan secara bertahap. Pada tahun 2016, tingkat pengangguran tercatat sebesar 5,61%, kemudian sedikit menurun menjadi 5,5% pada 2017 dan 5,3% pada 2018. Tren penurunan ini berlanjut pada 2019 dengan angka 5,23%, yang menandakan kondisi pasar kerja relatif stabil sebelum terjadi lonjakan signifikan pada tahun berikutnya.
Pada tahun 2020 yang bertepatan dengan masa pandemi Covid-19, tingkat pengangguran melonjak tajam menjadi 7,07%, yang merupakan angka tertinggi dalam satu dekade terakhir. Setelah itu, persentasenya kembali menurun secara konsisten, yaitu menjadi 6,49% pada 2021, 5,86% pada 2022, dan 5,32% pada 2023.
Tren penurunan berlanjut hingga 2024 menjadi 4,91% dan sedikit turun lagi menjadi 4,85% pada 2025. Secara keseluruhan, data ini memperlihatkan bahwa setelah kenaikan drastis pada 2020, kondisi ketenagakerjaan Indonesia berangsur membaik hingga mencapai tingkat yang paling rendah pada tahun kemarin.
Adapun jika dilihat berdasarkan umur, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia didominasi oleh kelompok usia muda yakni 15–24 tahun. Meskipun data terakhir menunjukkan penurunan dari 16,89% pada Agustus 2025 menjadi 16,26% pada November 2025, tingkat penganggurannya jauh lebih tinggi dibanding kelompok usia lain, seperti usia 25–59 tahun (2,98%) dan 60 tahun (1,44%) ke atas yang cenderung sudah memiliki profesi tetap.
Upaya Tekan Angka Pengangguran
Salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka pengangguran adalah dengan membuka lapangan pekerjaan bagi anak muda dan fresh graduate. Pemerintah mengadakan program Magang Nasional (MagangHub) sejak tahun lalu. Setelah terlaksana tiga batch pada 2025, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana membuka batch keempat pada tahun ini.
“Program magang nasional akan kembali dibuka di Semester I 2026, targetnya seperti tahun lalu ya, ada 100.000 peserta,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli pada Jumat (20/2/2026), melansir CNBC.
Yassierli berharap jumlah peserta magang terus meningkat seiring dengan bertambahnya mitra penyelenggara baik itu dari instansi pemerintah maupun swasta. Dengan demikian, peluang lulusan perguruan tinggi untuk mengikuti program magang nasional ini akan semakin luas.
Baca Juga: Indonesia Punya Jumlah Pengangguran Terbanyak di Asia Tenggara
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTk1MyMy/jumlah-dan-persentase-penduduk-bekerja-dan-pengangguran.html
Penulis: Silmi Hakiki
Editor: Editor