Keluh Kesah Publik RI terhadap Dunia Ketenagakerjaan Formal 2025
Nasional • 22 November 2025Menurut survei Kedai Kopi, mayoritas publik RI hadapi masalah batasan usia saat melamar pekerjaan formal.
Menurut survei Kedai Kopi, mayoritas publik RI hadapi masalah batasan usia saat melamar pekerjaan formal.
Kemnaker RI menyatakan jumlah lembaga pelatihan kerja (LPK) Semester I 2025 mencapai 7.213 lembaga.
Papua (6,96%) jadi provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia per Agustus 2025, disusul Papua Barat Daya (6,85%) dan Jawa Barat (6,77%)
Bali (1,49%) jadi provinsi dengan tingkat pengangguran terendah di Indonesia per Agustus 2025, diikuti Papua Pegunungan (1,68%) dan Sulawesi Barat (2,86%)
Lulusan SMK mencatatkan tingkat pengangguran tertinggi, capai 8,63% per Agustus 2025
Hanya 64,64% pemuda yang bekerja sesuai tingkat pendidikan, menandakan perlunya penanganan lebih lanjut oleh pemerintah.
Sekitar 22,36% pemuda RI bekerja di bawah spesifikasi tingkat pendidikannya, sedangkan 13% lainnya alami undereducated
TPT Indonesia naik dari periode sebelumnya menjadi 4,85% per Agustus 2025. Namun secara tahunan, nilainya turun 0,06 persen poin
Jumlah PHK pada bulan Februari mencapai 17.796 orang, menjadi yang tertinggi sepanjang 2025
Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia turun menjadi 4,76%, bagaimana dengan persentase pengangguran di tiap provinsi berbeda? simak data berikut!
Mayoritas responden (50%) menilai kebijakan ketenagakerjaan buruk, sedangkan 26% menilai sudah cukup, dan dan 24% menilai baik
Menurut Celios, sebanyak 33% responden publik menilai buruk terhadap kinerja pemerintah dalam mengatasi pengangguran di Indonesia.
Tren realisasi investasi terus mengalami kenaikan, diikuti juga dengan bertambahnya angka serapan tenaga kerja.
Celios melaporkan, 23,3% publik menyoroti Isu lapangan kerja & perlindungan pekerja sebagai prioritas yang harus segera diperbaiki pemerintah
Sebanyak 32% publik dunia mengkhawatirkan kejahatan dan kekerasan. Lantas, hal apa yang paling dikhawatirkan orang Indonesia?
Mayoritas publik memilih faktor pengangguran sebagai latar belakang terkuat kemunculan premanisme, dengan persentase sebesar 40,9%
Isu PHK, pengangguran, dan korupsi jadi kekhawatiran utama responden Indonesia pada tahun 2025
AI dan big data menjadi skill yang paling dicari perusahaan di Asia Tenggara hingga 2030
Isu korupsi, kemiskinan, dan ekonomi tercatat paling membuat warga Indonesia marah.
IPK tinggi sering dianggap jaminan sivitas akademika untuk masuk kerja. Namun, dalam kenyataannya angka pengangguran sarjana mencerminkan aspirational mismatch.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook