79% Pemuda yang Menganggur Berstatus Terdidik
Masyarakat • 28 Desember 2025Pemuda yang menganggur di Indonesia didominasi oleh pemuda berstatus terdidik (79,9%), yakni mereka pendidikan terakhirnya SMA ke atas
Pemuda yang menganggur di Indonesia didominasi oleh pemuda berstatus terdidik (79,9%), yakni mereka pendidikan terakhirnya SMA ke atas
Tingkat pengangguran terbuka pemuda Indonesia turun menjadi 11,78% pada 2025
Di antara semua jenjang pendidikan, lulusan pascasarjana jadi satu-satunya yang pesimis dengan skor indeks hanya 99,9 poin.
Per Agustus 2025, jumlah penduduk bekerja mencapai angka tertinggi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, tembus 146,5 juta jiwa.
Papua Pegunungan jadi provinsi dengan TPT pemuda terendah, sebesar 3,06% pada 2025
Korupsi, pengangguran, dan ketimpangan sosial menjadi 3 isu yang paling dikhawatirkan masyarakat Indonesia sepanjang 2025
Menurut survei Kedai Kopi, mayoritas publik RI hadapi masalah batasan usia saat melamar pekerjaan formal.
Kemnaker RI menyatakan jumlah lembaga pelatihan kerja (LPK) Semester I 2025 mencapai 7.213 lembaga.
Papua (6,96%) jadi provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia per Agustus 2025, disusul Papua Barat Daya (6,85%) dan Jawa Barat (6,77%)
Bali (1,49%) jadi provinsi dengan tingkat pengangguran terendah di Indonesia per Agustus 2025, diikuti Papua Pegunungan (1,68%) dan Sulawesi Barat (2,86%)
Lulusan SMK mencatatkan tingkat pengangguran tertinggi, capai 8,63% per Agustus 2025
Hanya 64,64% pemuda yang bekerja sesuai tingkat pendidikan, menandakan perlunya penanganan lebih lanjut oleh pemerintah.
Sekitar 22,36% pemuda RI bekerja di bawah spesifikasi tingkat pendidikannya, sedangkan 13% lainnya alami undereducated
TPT Indonesia naik dari periode sebelumnya menjadi 4,85% per Agustus 2025. Namun secara tahunan, nilainya turun 0,06 persen poin
Jumlah PHK pada bulan Februari mencapai 17.796 orang, menjadi yang tertinggi sepanjang 2025
Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia turun menjadi 4,76%, bagaimana dengan persentase pengangguran di tiap provinsi berbeda? simak data berikut!
Mayoritas responden (50%) menilai kebijakan ketenagakerjaan buruk, sedangkan 26% menilai sudah cukup, dan dan 24% menilai baik
Menurut Celios, sebanyak 33% responden publik menilai buruk terhadap kinerja pemerintah dalam mengatasi pengangguran di Indonesia.
Tren realisasi investasi terus mengalami kenaikan, diikuti juga dengan bertambahnya angka serapan tenaga kerja.
Celios melaporkan, 23,3% publik menyoroti Isu lapangan kerja & perlindungan pekerja sebagai prioritas yang harus segera diperbaiki pemerintah
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook