Klub Prancis Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar juara di ajang Liga Champions. Les Parisiens berhasil menundukkan tim asal Inggris Arsenal pada final Liga Champions 2025-2026 yang berlangsung di Puskas Arena Budapest Minggu (31/5).
Selama 120 menit, kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1. Kemudian di babak adu penalti, PSG unggul atas Arsenal dengan skor 4-3.
Dikutip dari situs resmi UEFA, gelandang PSG Vitinha dinobatkan sebagai pemain terbaik di laga puncak ini. Capaian pemain timnas Portugal ini menapaktilasi apa yang dilakukan rekannya musim lalu di final, Desire Doue.
Di partai puncak ini, Vitinha bermain 106 menit. Vitinha kemudian digantikan oleh Lucas Beraldo di babak tambahan.
Dalam situs resmi UEFA, UEFA Technical Observer Group menulis jika Vitinha punya peran besar bagi timnya. Utamanya setelah PSG tertinggal 0-1 lebih dahulu.
“Vitinha adalah pemain terbaik PSG di laga final. Dia mengambil alih kendali di lini tengah – terutama di babak kedua – mendorong timnya menekan dan mengatur tempo permainan. Hal itu jadi penampilan yang luar biasa dari gelandang Portugal itu,” tulis UEFA Technical Observer Group soal pemilihan Vitinha sebagai pemain terbaik final.
Dari data Flashscore, Vitinha menghasilkan empat tembakan sepanjang laga. Eks pemain FC Porto itu juga menghasilkan 150 kali umpan dengan level akurasi mencapai 94 persen.
Oleh Flashscore, Vitinha diberi rating 7,6. Hanya Desire Doeu (7,9) serta Ousmane Dembele (7,8) yang nilainya lebih tinggi dari Vitinha.
Penulis: Tri Candra