10 Provinsi Paling Aman di Indonesia

Tingkat risiko kejahatan di Jawa Barat sebesar 89 per 100.000 penduduk, terendah di Indonesia pada 2024.

10 Provinsi Paling Aman di Indonesia Ilustrasi Polisi | Pexels
Ukuran Fon:

Berdasarkan data registrasi kepolisian yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah tindak kejahatan di Indonesia sepanjang 2024 tercatat sebanyak 561.993 kasus. Angka ini menurun dibandingkan 2023 yang mencapai 584.991 kasus. Sejalan dengan itu, tingkat kejahatan atau crime rate juga mengalami penurunan, dari 214 kasus per 100.000 penduduk pada 2023 menjadi 204 orang per 100.000 penduduk pada 2024. Artinya, dari setiap 100.000 penduduk, sekitar 204 orang tercatat menjadi korban kejahatan selama 2024.

Selain jumlah kasus, frekuensi terjadinya kejahatan juga menunjukkan perbaikan. Interval waktu antar kejadian kejahatan semakin panjang, yakni menjadi 56 detik, atau melambat sekitar tiga detik dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: 10 Provinsi Paling Rawan Kejahatan 2024

Beberapa provinsi mencatatkan tingkat risiko kejahatan yang jauh lebih rendah dibanding capaian nasional, menegaskan perhatian besar pada keamanan penduduk. Jawa Barat duduk di posisi puncak dengan tingkat risiko penduduk kena kejahatan sebesar 89 dari 100.000 penduduk. Hal ini sekaligus menobatkan Jawa Barat sebagai provinsi paling aman di Indonesia.

Provinsi teraman kedua dipegang Banten dengan crime rate sebesar 98 per 100.000 penduduk, diikuti Jawa Tengah dengan 111 per 100.000 penduduk.

Di luar Jawa, ada Kalimantan Barat sebagai provinsi teraman, dengan tingkat risiko kejahatan sebesar 112 per 100.000 penduduk. Jawa Timur menutup lima besar dengan 142 per 100.000 penduduk.

Di peringkat berikutnya ada Nusa Tenggara Barat yang punya tingkat risiko terkena kejahatan sebesar 146 per 100.000 penduduk, diikuti Kalimantan Selatan (148 per 100.000 penduduk), Kalimantan Tengah (174 per 100.000 penduduk), Kalimantan Timur (174 per 100.000 penduduk), dan Lampung (186 per 100.000 penduduk).

Sebaliknya, Sulawesi Utara jadi provinsi paling rawan kejahatan, dengan tingkat risiko kena kejahatan mencapai 540 per 100.000 penduduk, diikuti Papua Barat (501 per 100.000 penduduk), Sulawesi Selatan (440 per 100.000 penduduk), Sumatra Utara (423 per 100.000 penduduk), dan Bali (343 per 100.000 penduduk).

Angka di atas menegaskan bahwa walaupun Jawa Barat punya angka kejahatan yang cukup tinggi, jika disesuaikan dengan jumlah penduduknya, risiko yang dihadapi kedua provinsi tersebut cenderung lebih rendah. Pada 2024, terdapat 37.363 kasus kejahatan yang dilaporkan di Polda Jawa Barat, tertinggi keenam secara nasional. Meski begitu, apabila dibandingkan dengan jumlah penduduknya, maka tingkat risiko kejahatan di Jawa Barat justru jadi yang terendah.

Sejalan dengan itu, Sulawesi Utara tercatat mendapatkan 13.078 laporan kejahatan, jauh lebih rendah dibanding Jawa Barat, namun risikonya jadi yang tertinggi se-Indonesia.

Baca Juga: Risiko Kejahatan di Indonesia Meningkat Drastis

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2025/12/12/2edc8ea4c35b19ba912fc7e4/statistik-kriminal-2024-2025.html

Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor

Konten Terkait

Benarkah Indonesia Negara Paling Bahagia di Dunia?

Menurut GFS, Indonesia jadi negara paling sejahtera dengan skor mencapai 8,1 pada 2025.

Banjir Dominasi Bencana Alam di Indonesia 2025

Banjir menjadi bencana paling sering terjadi sepanjang 2025 dengan proporsi mencapai 37,09%, mengancam wilayah padat penduduk nasional.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook