Top Skor BRI Super League 2025-2026, Striker Persija Emaxwell Masih Jadi yang Terproduktif

Emaxwell Souza mencatatkan 13 gol dalam 22 laga bersama Persija musim ini.

Top Skor BRI Super League 2025-2026, Striker Persija Emaxwell Masih Jadi yang Terproduktif Dok.Persija, Pemain Persija Emaxwell Souza jadi pemain paling subur dengan 13 gol.
Ukuran Fon:

Perburuan gelar pemain paling produktif di BRI Super League 2025-2026 masih sengit. Meski dalam tiga pekan belakangan, nama penyerang Persija Jakarta Emaxwell Souza berada di posisi teratas.

 

Dikutip dari laman resmi liga, Emaxwell mengemas 13 gol serta tiga umpan gol sejauh ini. Saat Persija menang 4-3 atas Malut United di pekan ke-23 (24/2), pemain asal Brasil itu sayangnya tidak menghasilkan satu gol pun. Di pekan ke-22, saat lawan Persija menang 2-1 atas PSM Makassar (20/2), Emaxwell menyumbang satu gol.

 

Di bawah Emaxwell, hingga Rabu (25/2) malam ada tiga pemain dengan jumlah gol yang sama. Mereka adalah David da Silva (Malut United), Alex Martins (Dewa United), serta Dalberto (Arema FC). Ketiganya sama-sama mencetak 11 gol.  

 

Namun jumlah gol Alex serta Dalberto bisa saja berubah. Sebab pada Kamis (26/2) malam keduanya akan bertanding.

 

Kemudian nama kelima di situs resmi liga yang turut dalam persaingan top skor adalah Joel Vinicius (Arema FC). Vinicius sudah mengoleksi 10 gol. Sama dengan Dalberto, angka produktivitas Vinicius bisa berubah jika dirinya mencetak gol di laga Kamis (26/2).

 

Lima besar top skor sementara BRI Super League 2025-2026 hingga Rabu (25/2) malam.

13 gol             

Emaxwell Souza (Persija)

11 gol

Dalberto (Arema FC)

David da Silva (Malut United)

Alex Martins (Dewa United)

10 gol

Joel Vinicius (Arema FC)

Penulis: Tri Candra

Konten Terkait

Indonesia Jadi Negara Ke-2 Paling Rentan Terkena Penipuan di Dunia

Pakistan menjadi negara dengan risiko penipuan tertinggi (7,84 poin), disusul Indonesia (6,53 poin), dan Nigeria (6,43 poin) menurut Global Fraud Index 2025.

WHO Catat Penurunan Prevalensi Perokok Global 2000-2024

Prevalensi perokok global menurun konsisten sejak 2000, namun tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat dunia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook