Mayoritas Penduduk Jakarta Berasal dari Kelompok Usia Produktif pada 2025
Demografi • 15 Mei 2026Pada 2025, jumlah penduduk DKI Jakarta mencapai 10,72 juta jiwa dengan dominasi generasi Milenial dan Gen Z
Pada 2025, jumlah penduduk DKI Jakarta mencapai 10,72 juta jiwa dengan dominasi generasi Milenial dan Gen Z
Berdasarkan data SUPAS 2025 dari BPS, sebanyak 99,79% Gen Z mampu berbahasa Indonesia, tertinggi dibanding generasi lainnya
Sebagian besar Gen Z mengisi waktu luangnya untuk scrolling media sosial (63%). Instagram dan WhatsApp paling diminati.
Sulawesi Utara memimpin dengan 29,52% anak muda tercatat tidak produktif, fenomena ini juga ditemukan di daerah dengan tingkat urbanisasi tinggi.
Tingkat kepuasan generasi muda terhadap Gibran berada di angka 62,5%, melampaui tingkat kepuasan terhadap Prabowo yang sebesar 58,6%.
Milenial mencatat tingkat penetrasi internet tertinggi hingga 89,12%, disusul Gen Z dengan 87,8%
DANA jadi e-wallet favorit di semua generasi, sementara GoPay lebih kuat di kalangan Milenial dan Gen X
Sebanyak 42% Gen Z bergantung pada penghasilan orang tua, jauh lebih tinggi dibanding Milenial (6%) dan Gen X (5%).
Survei menunjukkan Gen Z lebih memilih hybrid working system dibanding remote. Temukan alasannya di sini!
Kemudahan aplikasi dan metode pembayaran jadi faktor utama dalam memilih e-wallet, melampaui promo hingga pengaruh media sosial
Perbedaan sumber penghasilan antargenerasi di Indonesia terlihat jelas, dari gaji tetap hingga ketergantungan pada dukungan orang tua
Minimnya pemahaman membuat sebagian masyarakat Indonesia masih menganggap perencanaan keuangan bukan kebutuhan mendesak
60% Gen Z cemas soal masa depan, namun kini lebih terbuka mencari bantuan profesional untuk kesehatan mental
Di tengah era digital, lokasi fisik tetap jadi faktor kunci yang paling diprioritaskan saat memulai bisnis
Sekitar 2 dari 5 pelaku usaha Gen Z telah memanfaatkan AI, terutama untuk membantu merancang strategi pemasaran
Sebanyak 68% Gen Z punya rencana membuka bisnis dan 22% lainnya sudah menjalankannya. Namun, keterbatasan modal masih menjadi kendala utama bagi 60% responden.
Menurut survei Jenius, Gen X, Gen Y, dan Gen Z paling tertarik pada destinasi liburan yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya.
Menurut survei Jenius, kebanyakan Gen X dan Gen Y memilih liburan keluarga, sedangkan Gen Z lebih suka kulineran ketika berlibur.
Quiet quitting mencerminkan cara baru Gen Z memaknai kerja. Work life balance menjadi pertimbangan penting dalam perjalanan karier mereka.
Survei menunjukkan emas jadi pilihan investasi jangka panjang favorit Gen Z. Apa alasan dan keunggulannya? Simak pembahasannya.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook