Luas Hutan Indonesia Tembus 95 Juta Ha, Terbesar di ASEAN 2025

Luas hutan Indonesia mencapai 95,97 juta ha, terluas di ASEAN sekaligus ke-8 global pada 2025.

Luas Hutan Indonesia Tembus 95 Juta Ha, Terbesar di ASEAN 2025 Ilustrasi Hutan | Waren Brasse/Unsplash
Ukuran Fon:

Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai paru-paru dunia, dengan tutupan hutan terluas di Asia Tenggara pada 2025. Data terbaru dari Food and Agriculture Organization (FAO) menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tutupan hutan terluas di Asia Tenggara, mencapai 95,97 juta hektare (ha). jadi yang terbesar di Asia Tenggara. Angka ini menegaskan bahwa di tengah tekanan deforestasi dan perubahan penggunaan lahan, Indonesia masih menjadi negara dengan modal ekologis terbesar di kawasan.

Adapun luas hutan ini naik tipis 0,1% dibanding 2015 namun turun drastis dibanding tahun 1990 yang mencapai 116,3 juta ha. Artinya, Indonesia telah kehilangan sekitar 20 juta ha hutan dalam kurun 35 tahun. Meski begitu, penurunan itu kini mulai melambat, dan beberapa wilayah bahkan menunjukkan tanda pemulihan hutan.

Laporan FAO juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan perluasan hutan terbesar dalam sedekade terakhir. Luas hutan Indonesia rata-rata bertambah 94,1 ribu ha per tahun secara neto, berada di peringkat ketujuh secara global.

Secara global, Indonesia berada di urutan kedelapan negara dengan hutan terluas, di bawah raksasa kehutanan dunia seperti Rusia yang memiliki 832,63 juta ha hutan. Brasil menyusul dengan 486,09 juta ha, diikuti Kanada (368,82 juta ha), Amerika Serikat (308,9 juta ha), dan China (227,15 juta ha).

Kembali ke Asia Tenggara, Myanmar berada di urutan kedua dengan luas hutan mencapai 27,1 juta ha, hanya sekitar sepertiga dari luas hutan Indonesia. Luas hutan ini berkurang 1,01% dibanding 2015. Di peringkat ketiga ada Thailand dengan luas mencapai 19,64 juta ha, turun 0,21% dalam satu dekade terakhir. Pemeringkatan dilanjut oleh Malaysia dengan 18,88 juta ha, yang juga mencatatkan penurunan 0,3%.

Vietnam menjadi salah satu sedikit negara di kawasan yang mengalami peningkatan hutan, tumbuh 0,51% menjadi 14,79 juta ha. Luas hutan di Laos turun 0,25% menjadi 13,04 juta ha hutan, menjadikannya terbanyak keenam di Asia Tenggara.

Di urutan ketujuh ada Filipina dengan 7,4 juta ha, diikuti Kamboja (6,33 juta ha), Timor-Leste (1,05 juta ha), Brunei Darussalam (380 ribu ha), dan Singapura (16 ribu ha), mencerminkan skala geografis yang lebih kecil.

Dengan pencapaian ini, Indonesia bukan hanya mempertahankan statusnya sebagai negara dengan hutan terbesar di Asia Tenggara, tetapi juga mempertegas perannya dalam menjaga stabilitas ekologis regional dan global.

Baca Juga: Perkembangan Luas Area Hutan Indonesia 1990-2025

Sumber: 

https://openknowledge.fao.org/server/api/core/bitstreams/12322cae-5b20-4be2-927a-72a86fd319e9/content

Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor

Konten Terkait

Skor 2-0 Hasil Pertandingan Persita vs Borneo FC, Pendekar Cisadane Raih Victory di Pertemuan Sembilan

Persita mengemas poin penuh di kandang lawan Borneo FC.

Head-to-Head PSM vs Bali United, Serdadu Tridatu Pegang Kendali Sejak 2023

PSM kesulitan kalahkan Bali United dalam beberapa pertemuan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook