Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbaik dan terbesar di dunia. Tidak heran apabila volume ekspornya tercatat naik dalam dua tahun terakhir. Jenis kopi yang beragam di berbagai daerahnya pun memperkaya komoditas nasional sehingga turut menyumbang volume ekspor yang tinggi.
Baca Juga: Indonesia jadi Produsen Kopi Terbesar Ke-4 di Dunia
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), dalam rentang waktu lima tahun pertama (2016–2020), volume ekspor kopi Indonesia mengalami dinamika yang cukup fluktuatif. Pada tahun 2016, volume ekspor tercatat sebesar 412,53 ribu ton dan sempat naik ke puncaknya di tahun 2017 menjadi 464,23 ribu ton.
Namun, angka tersebut mengalami penurunan tajam pada tahun 2018 menjadi 277,48 ribu ton. Performa ekspor kemudian perlahan bangkit kembali pada tahun 2019 dengan angka 355,81 ribu ton dan terus tumbuh secara konsisten hingga mencapai 375,67 ribu ton pada tahun 2020.
Memasuki lima tahun berikutnya (2021–2025), tren kenaikan sempat berlanjut sebelum kembali berfluktuasi. Pada tahun 2021, volume ekspor meningkat tipis menjadi 384,68 ribu ton dan berlanjut menguat hingga mencapai 433,88 ribu ton pada tahun 2022.
Penurunan signifikan kembali terjadi pada tahun 2023 di mana volume ekspor turun ke angka 276,34 ribu ton, yang menjadi titik terendah dalam periode satu dekade ini. Meski demikian, tren pemulihan kembali terjadi pada tahun 2024 dengan volume ekspor sebesar 312,9 ribu ton, hingga akhirnya melonjak drastis dan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025 sebesar 508,36 ribu ton dengan nilai ekspor US$.2,5 miliar.
10 Negara Tujuan Ekspor Kopi Indonesia dengan Volume Tertinggi
Berdasarkan data tahun 2025, Belgia memimpin sebagai negara tujuan ekspor kopi Indonesia dengan volume tertinggi yang mencapai 60,17 ribu ton. Angka ini mengalami lonjakan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 21,3 ribu ton.
Posisi kedua disusul oleh Amerika Serikat sebesar 57,16 ribu ton, diikuti Jerman dengan volume ekspor sebesar 53,71 ribu ton. Selain itu, Mesir mencatatkan volume ekspor sebesar 41,23 ribu ton dan Aljazair sebesar 38,26 ribu ton.
Adapun untuk jajaran lima negara lainnya, Malaysia menjadi negara tujuan di kawasan Asia Tenggara dengan volume ekspor mencapai 26,65 ribu ton, diikuti India yang mengimpor sebesar 25,28 ribu ton. Pasar Eropa lainnya yang menyerap pasokan kopi Indonesia secara signifikan adalah Belanda dengan volume 15,35 ribu ton, Italia sebesar 12,8 ribu ton, serta Inggris dengan 11,58 ribu ton.
Baca Juga: 10 Produsen Kopi Terbaik di Dunia, Ada Kopi dari Indonesia!
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MTAxNCMx/ekspor-kopi-menurut-negara-tujuan-utama--2000-2025.html