Pengembangan infrastruktur transportasi terus menjadi prioritas di kawasan Asia Tenggara, terutama dalam menghadapi kebutuhan mobilitas yang semakin tinggi. Kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang diandalkan karena efisiensinya dalam mengangkut penumpang dan barang dalam jumlah besar sekaligus lebih ramah lingkungan dibandingkan moda lainnya.
Pada tahun 2026, menurut riset Seasia.stats, Indonesia menempati posisi teratas sebagai negara dengan jaringan kereta api terpanjang di ASEAN, dengan total panjang mencapai 8.260 km. Panjang tersebut hanya memperhitungkan jalur yang masih berfungsi saja.
Panjangnya jaringan kereta api di Indonesia salah satunya didorong oleh kebutuhan untuk konektivitas yang tinggi. Indonesia memiliki kereta di beberapa wilayah mulai dari rute Jawa, Sumatra, kereta bandara, MRT, LRT, hingga Whoosh. Banyak masyarakat di Jawa dan Sumatra yang bergantung penuh pada moda transportasi satu ini.
Meski demikian, panjang jaringan bukan satu-satunya indikator keberhasilan. Pemerataan sebaran kereta memang masih menjadi tantangan, dengan baru pulau tertentu saja yang masyarakatnya dapat menikmati moda transportasi satu ini. Tidak hanya itu, kualitas layanan, kecepatan, hingga integrasi antarmoda transportasi perlu mendapat perhatian.
Baca Juga: 10 Stasiun Kereta Favorit Turis Asing 2025
Di posisi berikutnya, Tailan memiliki jaringan sepanjang 4.845 km, disusul oleh Vietnam dengan 3.315 km. Kedua negara ini juga gencar mengembangkan sistem kereta mereka, termasuk proyek-proyek modern seperti kereta cepat dan peningkatan konektivitas antarwilayah.
Sementara itu, Malaysia mencatatkan panjang jaringan kereta api fungsional sebesar 2.041 km dengan sistem yang relatif maju, terutama dalam integrasi transportasi di kawasan perkotaan.
Negara-negara lain di kawasan memiliki jaringan yang lebih terbatas. Kamboja memiliki jalur sepanjang 650 km, diikuti oleh Filipina dengan 532 km yang saat ini tengah melakukan berbagai ekspansi besar.
Laos mencatatkan 424 km, sebagian besar berasal dari proyek kerja sama internasional yang memperkuat konektivitas regional. Sementara itu, Singapura memiliki jaringan sepanjang 281 km, jadi yang paling pendek dalam kawasan.
Baca Juga: 10 Stasiun Tersibuk pada Nataru 2025/2026
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DW7xYbkEWH6/
Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor