Pelajar tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) identik dengan mereka yang bercita-cita langsung bekerja dan mencari nafkah setelah lulus sekolah. Hal ini tidak terlepas dari tujuan pendidikan SMK yang memang dirancang untuk menghasilkan lulusan siap kerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri.
Namun ternyata, data yang dirilis oleh Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menunjukkan bahwa makin ke sini makin banyak pelajar SMK yang berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Menurut data SNPMB, jumlah pendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dari lulusan SMK terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2024 tercatat sebanyak 126.656 peserta SMK mengikuti SNBT. Angka ini kemudian naik menjadi 139.850 peserta pada 2025 dan kembali meningkat menjadi 141.330 peserta pada 2026.
Secara keseluruhan, jumlah pendaftar SMK ke SNBT bertambah 14.674 orang dalam periode 2024–2026 atau tumbuh sekitar 11,6%. Kenaikan terbesar terjadi pada 2025 dengan tambahan lebih dari 13 ribu peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pada 2026 pertumbuhannya mulai melandai, namun tetap menunjukkan tren positif dengan jumlah pendaftar yang kembali mencetak rekor tertinggi.
SMK sendiri merupakan satuan pendidikan dengan kurikulum yang sedikit berbeda dibandingkan SMA. Jika di SMA pembelajaran lebih banyak berfokus pada penguatan kemampuan akademik, maka di SMK porsi mata pelajaran vokasional atau keahlian khusus cenderung lebih besar.
Contohnya, untuk pelajar SMK jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), alih-alih memperdalam ilmu biologi, kimia, atau matematika, mereka akan disibukkan dengan mata pelajaran seperti Komputer dan Jaringan, Administrasi Infrastruktur Jaringan, Sistem Komputer, hingga Pemrograman Dasar. Begitu pun untuk jurusan lainnya.
Baca Juga: Rebutan Kursi PTN: 871 Ribu Pendaftar, Hanya 29,42% Lolos
Punya Modal Awal, Lulusan SMK Bisa Lebih Unggul di Bangku Kuliah
Menurut Kemendikdasmen, lulusan SMK yang berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan memilih program studi yang masih selaras dengan jurusan saat sekolah bisa menjadi keuntungan tersendiri. Pasalnya, siswa SMK umumnya telah memiliki dasar pengetahuan dan pengalaman praktik yang lebih mendalam pada bidang tertentu dibandingkan lulusan SMA yang baru mempelajari materi tersebut dari awal di bangku kuliah.
Sebagai contoh, lulusan SMK Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang melanjutkan studi ke bidang informatika, sistem informasi, atau teknik komputer biasanya sudah familiar dengan konsep jaringan, perangkat keras, hingga dasar pemrograman. Begitu pula siswa SMK akuntansi, perhotelan, tata boga, atau desain yang telah memiliki bekal keterampilan relevan sebelum memasuki perkuliahan.
Modal ini dapat membantu mereka lebih cepat beradaptasi dengan materi kuliah sekaligus menjadi nilai tambah saat mengikuti proyek, magang, maupun memasuki dunia kerja setelah lulus. Namun demikian, bukan berarti lulusan SMK harus terpaku pada bidang yang sama. Jika memiliki minat baru, kuliah juga dapat menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi jalur karier yang berbeda dengan bekal keterampilan praktis yang telah dimiliki sebelumnya.
Baca Juga: 10 Prodi PTN Akademik dengan Peminat Terbanyak UTBK SNBT 2026
Sumber:
https://snpmb.id/unduhan
https://vokasi.kemendikdasmen.go.id/read/b/ini-alasan-kamu-sebaiknya-masuk-smk?utm_source=chatgpt.com
Penulis: izzul wafa
Editor: Editor