Harga minyak dunia hari ini kembali mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026. Baik minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) maupun Brent mengalami penguatan setelah Amerika Serikat meluncurkan serangan baru ke Iran.
Meningkatnya ketegangan tersebut menunjukkan bahwa upaya gencatan senjata belum sepenuhnya mampu meredakan konflik, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.
Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga mencermati kemungkinan terganggunya jalur distribusi minyak di kawasan Teluk yang selama ini menjadi rute penting perdagangan energi global. Akibatnya, harga minyak bergerak naik dan memperpanjang tren penguatan dalam beberapa hari terakhir.
Harga Minyak Dunia Hari Ini (WTI dan Brent)
Berdasarkan data Trading Economics per (11/6/2026) pukul 09.00 WIB, harga minyak WTI naik menjadi USD 91,68 per barel dari USD 90,03 per barel pada hari sebelumnya.
Terlihat bahwa harga minyak WTI sempat turun pada (9/6/2026) ke level USD88,20 per barel. Namun, setelah itu harga terus bergerak naik selama dua hari berturut-turut.
Dibandingkan posisi 10 Juni 2026, harga WTI bertambah USD1,65 per barel atau naik sekitar 1,83%. Kenaikan ini sekaligus membawa harga minyak acuan Amerika Serikat tersebut kembali mendekati level tertingginya dalam sepekan terakhir.
Sementara itu, harga minyak Brent juga menunjukkan tren yang serupa. Minyak acuan global tersebut naik ke level USD94,459 per barel pada 11 Juni 2026.
Harga Brent sempat terkoreksi pada awal pekan sebelum kembali menguat pada dua sesi perdagangan terakhir. Penguatan tersebut membuat Brent kembali berada di atas USD94,459 per barel.
Jika dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya, Brent naik sebesar USD1,359 per barel atau sekitar 1,46%. Kenaikan ini menunjukkan bahwa sentimen geopolitik masih menjadi pendorong utama pergerakan harga minyak dunia saat ini.
Perbandingan Harga Minyak WTI dan Brent
Berikut perbandingan harga minyak dunia pada 10 Juni dan 11 Juni 2026:
Dari tabel tersebut terlihat bahwa minyak WTI mengalami kenaikan lebih tinggi dibandingkan Brent, baik dari sisi nominal maupun persentase. WTI menguat 1,83%, sedangkan Brent naik 1,46%.
Meskipun demikian, harga Brent masih berada pada level yang lebih tinggi dibandingkan WTI. Selisih harga kedua jenis minyak tersebut pada perdagangan 11 Juni 2026 tercatat sekitar USD 2,78 per barel.
Penyebab Kenaikan Harga Minyak Dunia
Lonjakan harga minyak dunia saat ini dipicu oleh akumulasi beberapa faktor geopolitik dan ekonomi yang saling berkaitan. Penyebab utamanya adalah eskalasi ketegangan di Timur Tengah, khususnya setelah pasar merespons peluncuran serangan baru Amerika Serikat ke Iran yang mengancam stabilitas pasokan energi global.
Serangan susulan dari AS ini merupakan bentuk balasan atas jatuhnya helikopter militer mereka di lepas pantai Oman pada Selasa sebelumnya.
Kembalinya intensitas pertempuran tersebut membawa risiko besar berupa perpanjangan blokade total di Selat Hormuz. Jalur pelayaran krusial ini memegang peran sangat penting karena penutupannya sejak awal perang di akhir Februari telah menghentikan distribusi komoditas vital seperti minyak mentah, bahan bakar, hingga gas alam.
Kekhawatiran pelaku pasar semakin diperparah oleh potensi gangguan pada jalur pelayaran dan ekspor yang lebih luas di seluruh kawasan Teluk.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stagnan
Sumber:
https://id.tradingeconomics.com/commodity/crude-oil
https://id.tradingeconomics.com/commodity/brent-crude-oil
Penulis: Helni Sadiyah
Editor: Firda Wandira