Komoditas

Malang Juarai Produksi Buah di Jawa Timur pada 2025

Malang jadi pusat produksi buah di Jawa Timur, menghasilkan 27,8 juta kuintal buah pada 2025.

Malang Juarai Produksi Buah di Jawa Timur pada 2025

Ilustrasi Buah | Alexander Schimmeck/Unsplash

Kabupaten Malang menjadi sentra produksi buah-buahan terbesar di Jawa Timur pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total produksi buah-buahan dan sayuran tahunan di wilayah ini mencapai 27,79 juta kuintal, hampir tiga kali lipat dibandingkan Banyuwangi yang berada di posisi kedua dengan 9,53 juta kuintal.

Besarnya produksi buah di Malang salah satunya didukung oleh kondisi geografis yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga kawasan pegunungan. Dengan demikian, sejumlah komoditas dapat tumbuh subur di Malang, mulai dari pisang (14,84 juta kuintal, jeruk siam (4,2 juta kuintal), hingga salak (3,48 juta kuintal).

Baca Juga: Jatim, Kantong Pemasok Pekerja Migran Indonesia

Di bawah Banyuwangi, Kabupaten Pasuruan menempati posisi ketiga dengan produksi sebesar 9,04 juta kuintal, disusul Kediri (6,69 juta kuintal) dan Jember (4,33 juta kuintal).

Sementara itu, lima daerah lainnya yang masuk dalam sepuluh besar adalah Probolinggo (2,53 juta kuintal), Blitar (2,44 juta kuintal), Ponorogo (2,06 juta kuintal), Bondowoso (1,69 juta kuintal), dan Lumajang (1,48 juta kuintal).

Menariknya, sebagian besar daerah tersebut berada di kawasan yang memiliki tanah vulkanik subur serta iklim yang mendukung budidaya berbagai jenis buah tropis maupun dataran tinggi.

Komoditas Buah Unggulan di Jawa Timur

Pisang jadi buah yang paling banyak diproduksi di Jawa Timur, jumlahnya mencapai 28,1 juta kuintal, jauh melampaui komoditas buah lainnya.

Posisi berikutnya ditempati mangga dengan 13,04 juta kuintal dan jeruk siam/keprok sebesar 11,35 juta kuintal. Nanas berada di urutan kelima dengan produksi sebesar 5,06 juta kuintal, sedangkan lima besar ditutup oleh durian yang produksinya sebesar 4,25 juta kuintal.

Sebaliknya, anggur jadi buah yang paling minim diproduksi di Jawa Timur, hanya sebesar 2 ribu kuintal, diikuti jeruk lemon dengan 84,51 ribu kuintal dan sawo sebesar 175,79 ribu kuintal.

Menariknya, meski Jawa Timur, khususnya Kota Batu dan Kabupaten Malang sering diasosiasikan dengan apel, produksi apel di Jawa Timur ternyata cukup rendah, yakni 1,59 juta kuintal sepanjang 2025. Meski begitu, apel memang memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena menjadi identitas daerah, menopang sektor agrowisata, serta menjadi bahan baku berbagai produk olahan. 

Baca Juga: 10 Daerah dengan Kendaraan Bermotor Terbanyak di Jawa Timur, Surabaya Mendominasi

Sumber:

https://jatim.bps.go.id/id/statistics-table/3/U0dKc1owczVSalJ5VFdOMWVETnlVRVJ6YlRJMFp6MDkjMyMzNTAw/produksi-tanaman-buah-buahan-dan-sayuran-tahunan-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-tanaman-di-provinsi-jawa-timur.html?year=2025

Penulis: Agnes Z. Yonatan Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?