Nasional

Dunia Peringati Hari Mangrove, Berapakah Luas Mangrove di Indonesia dan Dunia?

Peringati Hari Mangrove Sedunia, simak data luas eksisting & potensi habitat mangrove di Indonesia per pulau berdasarkan SK Menhut No. 594 Tahun 2025.

Dunia Peringati Hari Mangrove, Berapakah Luas Mangrove di Indonesia dan Dunia?

Ilustrasi Pohon Mangrove | Sachin Shettigar/Pexels

Setiap tanggal 26 Juli, masyarakat global memperingati Hari Mangrove Sedunia (International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem). Peringatan ini menjadi momen krusial untuk menegaskan kembali komitmen bersama dalam menjaga ekosistem pesisir yang kian terancam oleh perubahan iklim dan konversi lahan.

Apa Itu Mangrove dan Mengapa Begitu Penting?

Mangrove adalah ekosistem hutan pasang surut yang tumbuh di sepanjang garis pantai tropis dan subtropis. Tanaman ini memiliki toleransi luar biasa terhadap kadar garam tinggi dan hempasan gelombang laut.

Mengapa keberadaannya diakui secara global?

  • Penyerap Karbon Efektif (Blue Carbon): Hutan mangrove mampu menyimpan karbon hingga 3–5 kali lebih banyak dibandingkan hutan daratan.
  • Benteng Alami Pesisir: Membentengi pemukiman dari abrasi, tsunami, dan intrusi air laut.
  • Habitat Keanekaragaman Hayati: Tempat memijat dan berkembang biak berbagai biota laut serta burung migran.

Karena fungsi vital tersebut, luas mangrove menjadi indikator utama program "mangrovisasi" atau rehabilitasi pesisir. Luas tutupan yang stabil atau meningkat menandakan daya dukung lingkungan pesisir yang sehat serta mitigasi perubahan iklim yang berjalan efektif.

Baca Juga:Simak Target Rehabilitasi Mangrove Indonesia Hingga 2045

Luas Mangrove: Indonesia vs Dunia

Indonesia memegang peran sentral dalam isu ekosistem pesisir dunia. Secara global, total luas hutan mangrove diperkirakan mencapai sekitar 14,7 juta hektar. Dari angka tersebut, Indonesia menyumbang sekitar 20–23% dari total mangrove dunia, menjadikannya pemilik ekosistem mangrove terbesar di planet ini.

Data Luas Mangrove Indonesia per Pulau/Wilayah (SK Menhut No. 594 Tahun 2025)

Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 594 Tahun 2025 tentang Peta Mangrove Nasional Tahun 2025, total luas Eksisting Mangrove di Indonesia tercatat sebesar 3.440.464 Hektar (Ha), dengan Luas Potensi Habitat Mangrove sebesar 769.824 Ha.

Berikut adalah rekapitulasi sebaran luas eksisting dan potensi habitat mangrove berdasarkan pulau dan kepulauan besar di Indonesia:

Luasan Lahan Mangrove di Indonesia Tahun 2025 | Goodstats
Luasan Lahan Mangrove di Indonesia Tahun 2025 | Goodstats

Berdasarkan data Peta Mangrove Nasional 2024, pulau Papua mendominasi tutupan mangrove eksisting Indonesia dengan porsi hampir 46% dari total nasional (1.576.035 Ha). Di sisi lain, wilayah dengan tekanan aktivitas manusia yang tinggi seperti Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan menyimpan potensi habitat yang sangat luas mencapai ratusan ribu hektar yang dapat diakselerasi melalui program pemulihan serta rehabilitasi.

Ketimpangan antara tutupan eksisting dan potensi habitat ini menegaskan bahwa strategi "mangrovisasi" tidak bisa disaratkan secara seragam. Wilayah seperti Papua membutuhkan fokus utama pada proteksi dan konservasi ketat, sementara wilayah seperti Jawa dan Kalimantan memerlukan penetrasi restorasi yang lebih agresif.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia bukan sekadar momentum seremonial tahunan, melainkan pengingat atas tanggung jawab besar Indonesia sebagai benteng ekosistem blue carbon dunia. Dengan berpatokan pada data resmi SK Menhut No. 594 Tahun 2025, tata kelola ekosistem pesisir diharapkan semakin terarah, terukur, dan mampu menjaga keberlanjutan lingkungan hidup demi kelestarian bumi di masa depan.

Baca juga:Wilayah Jawa Barat dengan Pulau Terbanyak 2025, Sukabumi Teratas

Sumber:

https://ppepd.kemenlh.go.id/mangrove/dashboard

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?