Indonesia dikenal sebagai negara dengan keragaman etnis yang sangat luas. Setiap kelompok masyarakat memiliki bahasa, tradisi, dan identitas budaya yang berbeda, termasuk masyarakat Jawa yang menjadi salah satu kelompok etnis di Indonesia.
Masyarakat Jawa dan Sunda kerap dipandang sebagai dua kelompok etnis dengan identitas budaya yang berbeda. Namun, berdasarkan data World Genetics yang disajikan melalui skor jarak genetik, populasi Sunda justru tercatat memiliki kedekatan genetik paling tinggi dengan Jawa dibandingkan kelompok etnis lain dalam daftar.
Skor jarak genetik Jawa dengan Sunda tercatat sebesar 0,962, menjadi yang terendah di antara beberapa populasi lain dalam analisis. Dalam ukuran jarak genetik, skor yang lebih rendah menunjukkan tingkat kedekatan genetik yang lebih tinggi. Sebaliknya, skor yang lebih besar menunjukkan jarak yang relatif lebih jauh.
Hal ini berarti, etnis Jawa dan Sunda terbukti memiliki kemiripan genetik yang tinggi.
Baca Juga: DI Yogyakarta, Provinsi Paling Padat Perpustakaan Umum di Pulau Jawa
Di posisi kedua terdapat Bali dengan skor jarak genetik 1,952. Jarak ini sekitar dua kali lebih besar dibandingkan skor Sunda, tetapi masih menempatkan Bali sebagai salah satu populasi yang secara genetik paling dekat dengan Jawa.
Menariknya, daftar populasi dengan jarak genetik relatif dekat dengan Jawa tidak hanya berasal dari Indonesia. Negara-negara ASEAN mendominasi daftar, dengan Kuy Thailand menempati posisi ketiga, meraih skor 3,208, disusul Khmer Thailand sebesar 3,528 dan Mlabri sebesar 3,771.
Berikutnya, Iban mencatat skor jarak genetik 3,887, sedangkan Melayu Singapura berada di posisi ketujuh dengan skor 4,319. Tiga kelompok lainnya adalah Htin Mal dengan skor 4,344, Nyah Kur sebesar 4,971, dan Lao dengan skor 5,574.
DNA Tidak Sama dengan Identitas Etnis
Data genetik dapat membantu melihat pola hubungan antarpopulasi, tetapi identitas etnis memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada DNA saja. Bahasa, sejarah, tradisi, lingkungan, dan pengalaman sosial turut membentuk identitas suatu kelompok masyarakat.
Dengan demikian, kedekatan genetik tidak berarti dua etnis merupakan kelompok yang sama. Untuk itu, temuan ini tidak menghapus perbedaan budaya yang terdapat antara antara etnis Jawa dan Sunda.
Baca Juga: Warga DIY Paling Banyak Terkoneksi Internet
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DakdXy6jZnK/?hl=en&img_index=1