Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menetapkan susunan lengkap kepengurusan periode 2025–2030 melalui Musyawarah Nasional XI yang berlangsung di Jakarta.
Struktur baru ini menegaskan arah kepemimpinan MUI lima tahun ke depan, dengan komposisi tokoh-tokoh penting yang akan memegang peran strategis dalam pembinaan umat dan penguatan kelembagaan.
Pengumuman Resmi Struktur MUI 2025–2030
Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi mengumumkan struktur kepengurusan periode 2025–2030 melalui Sidang Pleno Munas XI yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.
Pengumuman tersebut dibacakan langsung oleh Sekretaris Jenderal terpilih, Buya Amirsyah Tambunan, setelah rapat formatur yang berlangsung selama tiga jam menetapkan susunan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan.
Proses penetapan berjalan dalam suasana guyub dan mufakat, dihadiri 19 anggota formatur yang mewakili berbagai unsur pesantren, ormas Islam, perguruan tinggi Islam, serta MUI provinsi.
Dengan diumumkannya struktur resmi ini, MUI menegaskan arah kepemimpinan baru yang akan menjalankan agenda keumatan dan kebangsaan selama lima tahun ke depan.
Struktur Kepengurusan MUI 2025–2030
Struktur kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 ditetapkan melalui Musyawarah Nasional XI di Jakarta.
Susunan kepengurusan ini memadukan unsur ulama, akademisi, ormas Islam, serta perwakilan MUI provinsi dari berbagai zona sehingga mencerminkan representasi yang luas dan inklusif.
Dewan Pertimbangan
Dewan Pertimbangan kembali dipimpin oleh KH Ma’ruf Amin, dengan KH Zainut Tauhid Sa’adi sebagai Sekretaris.
Dewan ini diperkuat oleh banyak wakil ketua dan sekretaris yang mewakili beragam latar belakang pemikiran dan organisasi Islam.
Keberadaan Dewan Pertimbangan menjadi pilar penting dalam memberikan arahan dan nasihat strategis bagi perjalanan MUI ke depan.
- Ketua Dewan Pertimbangan MUI: KH Ma’ruf Amin
- Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI: KH Zainut Tauhid Sa’adi
Dewan Pimpinan dan Eksekutif
Di tingkat eksekutif, MUI dipimpin oleh KH Anwar Iskandar sebagai Ketua Umum periode 2025–2030.
Formasi Wakil Ketua Umum diisi oleh para tokoh nasional seperti KH Cholil Nafis, Buya Anwar Abbas, dan KH Marsudi Syuhud, yang memperkuat koordinasi dan kebijakan organisasi.
Sekretariat Jenderal yang dikomandoi Buya Amirsya Tambunan menjadi motor utama administrasi kelembagaan.
Sementara itu, Misbahul Ulum mengemban tugas sebagai Bendahara Umum untuk memastikan tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel.
- Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI: KH Anwar Iskandar
- Wakil Ketua Umum MUI: KH Cholil Nafis; Buya Anwar Abbas; KH Marsudi Syuhud
- Sekretaris Jenderal MUI: Buya Amirsya Tambunan
- Bendahara Umum: Misbahul Ulum
Bidang–Bidang Strategis MUI
Struktur MUI 2025–2030 juga mencakup penanggung jawab bidang yang membawahi berbagai isu penting, mulai dari fatwa, dakwah, ekonomi syariah, pendidikan, kesehatan, hingga penanganan kebencanaan dan hubungan luar negeri.
Penempatan para ketua bidang ini menunjukkan komitmen MUI dalam memperkuat kontribusinya di ruang publik dan menjawab tantangan keumatan yang kompleks.
- Bidang Fatwa: KH Asrorun Ni’am Sholeh
- Bidang Fatwa Metodologi: Gusriyal Gazahar
- Bidang Infokom: Masduki Baidlowi
- Bidang Dakwah: Abdul Manan Ghani
- Bidang Kerukunan: Abdul Moqits Ghozali
- Bidang Ekonomi: M Azrul Tanjung
- Bidang Luar Negeri: Sudarnoto Abdul Hakim
- Bidang Ekonomi Syariah: Sholahudin Al Aiyub
- Bidang Kesehatan: Fasli Jalal
- Bidang Seni Budaya: Pasni Rusli
- Bidang Pendidikan: Faisol Nasar Bin Madi
- Bidang PRK: Siti Ma’rifah
- Bidang Kajian: Utang Raniwijaya
- Bidang Hukum: Wahiduddin Adams
Baca Juga: 10 Alasan Publik RI Cari Tempat Makan Baru, dari Harga Murah hingga Menu Unik!
Sumber:
https://mui.or.id/baca/berita/berikut-daftar-lengkap-dewan-pertimbangan-dan-dewan-pimpinan-mui-masa-khidmat-2025-2030
Penulis: Angel Gavrila
Editor: Muhammad Sholeh