80% Publik Indonesia Gunakan E-Wallet untuk Transaksi Sehari-hari

E-wallet jadi pilihan 80% publik Indonesia untuk melakukan transaksi harian, disusul platform bank sebesar 44%.

80% Publik Indonesia Gunakan E-Wallet untuk Transaksi Sehari-hari Ilustrasi Pembayaran Digital | Freepik
Ukuran Fon:

Di era transformasi digital, beberapa kebiasaan publik mulai berubah seiring dengan tingginya adopsi teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu kebiasaan baru yang muncul adalah penggunaan platform pembayaran digital pada setiap transaksi dibandingkan metode konvensional seperti uang tunai dan kartu debit.

Saat ini, masyarakat Indonesia memiliki opsi pembayaran digital yang sangat luas dari aplikasi perbankan seperti mobile banking (m-banking) hingga dompet elektronik atau e-wallet. Kedua platform ini memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing yang menjadi pertimbangan banyak pengguna, seperti tingkat kemudahan, keamanan, serta potensi biaya admin tiap transaksi.

Lantas, metode pembayaran digital apa yang paling sering digunakan oleh publik Indonesia?

Laporan Indonesia Fintech Trends 2025 dari Jakpat mencoba memecahkan pertanyaan ini. Survei melibatkan 2.089 responden pada 14-21 November 2025 dengan margin of error di bawah 5%.

3 Metode Pembayaran Digital yang Paling Sering Digunakan | GoodStats
3 Metode Pembayaran Digital yang Paling Sering Digunakan | GoodStats

Baca Juga: Masyarakat Paling Suka Bayar Pake eWallet Saat Berbelanja di eCommerce

Menurut laporan Jakpat, 80% responden lebih memilih menggunakan e-wallet saat melakukan transaksi sehari-hari. Data ini menunjukkan bahwa e-wallet dinilai sebagai metode paling praktis untuk menyimpan dan mengeluarkan uang dibandingkan metode lainnya.

E-wallet sendiri biasa digunakan untuk menyimpan uang kecil yang diawali dengan mengisi saldo (top-up). Cara mendaftar e-wallet pun sederhana, dengan melakukan verifikasi identitas untuk menggunakan fitur transaksinya.

Dompet digital memang terkenal banyak digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti memesan ojek online, belanja online, pembayaran QRIS, atau transfer ke sesama pengguna e-wallet.

Sementara itu, 44% responden lainnya menyatakan lebih memilih menggunakan platform perbankan saat melakukan transaksi seperti m-banking atau bank digital. Layanan bank digital diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga memberikan rasa aman bagi para penggunanya.

M-banking dan bank digital memiliki layanan finansial yang lengkap mulai dari tabungan, transfer antar rekening, antar bank, hingga pembayaran virtual account yang bisa menjangkau banyak pihak. Hal ini yang menjadikan sebagian orang tetap memilih platform perbankan untuk transaksi sehari-hari.

Sementara itu, terdapat 20% responden yang terbiasa menggunakan paylater saat bertransaksi. Paylater adalah metode pembayaran yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian saat itu juga dan membayarnya di kemudian hari, baik secara langsung maupun dicicil.

Kemudahan Jadi Pertimbangan Utama Konsumen

Lebih lanjut, survei oleh Jakpat juga menunjukkan bahwa pertimbangan utama publik saat memilih platform keuangan adalah metode pembayaran yang mudah (easy payment methods) dan aplikasi yang mudah dipahami (user-friendly application). Kedua hal ini masing-masing dipilih oleh lebih dari setengah responden, yakni sebesar 57%

Tidak hanya itu, aplikasi keuangan yang sudah terverifikasi keamanannya baik oleh OJK maupun Bank Indonesia (BI) turut menjadi pertimbangan 48% publik.

Data ini menunjukkan bahwa tingkat keamanan platform menjadi salah satu pertimbangan utama pengguna dalam menentukan metode transaksi, selain kemudahan dan kepraktisan yang diberikan platform keuangan digital.

Baca Juga: Pilihan Bank Digital Terbaik di Indonesia dengan Bebas Biaya Admin

Sumber:

https://insight.jakpat.net/indonesia-fintech-trends-2nd-semester-of-2025/

Penulis: Talita Aqila Shafidhya
Editor: Editor

Konten Terkait

Head-to-Head Persita vs Persija, Macan Kemayoran Tanpa Victory dalam 3 Pertemuan di Tangerang

Persita tak terkalahkan dalam tiga laga kandang melawan Persija.

Statistik Persik vs Bali United, Sardula Seta Nirkalah di 6 Laga Kandang Terakhir

Bali United menang empat kali dalam sembilan laga lawan Persik.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook