Sosial

Sebaran Sarana Ibadah di Jakarta, Jumlahnya Tembus 10 Ribu pada 2025

Musala jadi sarana ibadah terbanyak di DKI Jakarta, capai 4.283 bangunan pada 2025.

Sebaran Sarana Ibadah di Jakarta, Jumlahnya Tembus 10 Ribu pada 2025

Ilustrasi Sarana Ibadah | Afif Ramdhasuma/Pexels

Indonesia menjunjung kebebasan setiap warga negara dalam memeluk agama. Hal tersebut tercermin dari mudahnya menemukan berbagai fasilitas atau tempat ibadah di berbagai wilayah. Selain menjamin kebebasan beribadah, pemerintah juga memberikan pengakuan terhadap identitas keagamaan masyarakat dengan mengakui enam agama, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Keberadaan sarana ibadah tersebar di kawasan permukiman maupun berbagai fasilitas umum. Tidak sedikit pula tempat ibadah yang dibangun berdampingan sebagai wujud toleransi antarumat beragama. Khusus di wilayah ibu kota, sejumlah tempat ibadah tidak hanya berfungsi sebagai ruang beribadah, tetapi juga dikenal sebagai ikon kota, memiliki nilai sejarah, serta menjadi daya tarik tersendiri.

Lantas, bagaimana persebaran sarana ibadah di DKI Jakarta?

Musala jadi sarana ibadah terbanyak di Jakarta
Musala jadi sarana ibadah terbanyak di Jakarta | GoodStats

Baca Juga: 10 Museum dengan Koleksi Terbanyak di Jakarta 2025, Mayoritas di Kota Tua

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang terakhir diperbarui pada 10 Juli 2026, terdapat lebih dari 10 ribu sarana ibadah yang tersebar di seluruh wilayah administratif Jakarta. Musala jadi yang terbanyak dengan total 4.283 bangunan, disusul oleh masjid dengan 4.011 bangunan.

Musala dan masjid merupakan sarana ibadah umat Islam. Perbedaan dasarnya terletak pada status wakaf dan penggunaannya, di mana masjid berdiri di atas tanah wakaf permanen untuk ibadah. Sementara itu, musala biasanya tidak bersifat wakaf permanen dan hanya untuk salat lima waktu harian.

Salah satu masjid ikonik di Jakarta adalah Masjid Istiqlal yang berada di Jakarta Pusat, yang disebut-sebut sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara.

Di urutan ketiga diduduki oleh gereja protestan, dengan total 1.603 bangunan di wilayah ibu kota. Di Jakarta, terdapat sejumlah gereja Protestan yang telah menjadi ikon. Salah satunya adalah Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Tugu atau yang lebih dikenal sebagai Gereja Tugu. Berlokasi di Jakarta Utara, gereja ini merupakan salah satu gereja Protestan tertua yang ada di Jakarta.

Selanjutnya, vihara menempati posisi keempat dengan 279 bangunan. Vihara merupakan rumah ibadah bagi umat Buddha. Di antara tempat ibadah ini, Vihara Dharma Bakti atau Kelenteng Kim Tek le menjadi vihara tertua di Jakarta yang berdiri sejak 1650 silam.

Adapun terdapat 48 tempat ibadah umat Katolik di Jakarta, diikuti pura sebagai tempat ibadah penganut Hindu (35 bangunan), dan kelenteng untuk tempat ibadah penganut Konghucu (7 bangunan).

Baca Juga: 10 MAN di Jakarta Ini Punya Siswa Lolos SNBP dan SNBT 2026 Terbanyak

Sumber:

https://jakarta.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjA1IzI=/jumlah-sarana-ibadah-menurut--kabupaten-kota-di-provinsi-dki-jakarta.html

Penulis: Alifia Ayu Fitriana Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?