Peringkat Internasional

6 Negara yang Naik Kelas Berdasarkan Pendapatan Menurut Bank Dunia, Ada Vietnam dan Filipina

Bank Dunia mencatat enam negara naik kelas pada 2026–2027, yaitu Vietnam, Filipina, Sri Lanka, Mikronesia, Yordania, dan Togo.

6 Negara yang Naik Kelas Berdasarkan Pendapatan Menurut Bank Dunia, Ada Vietnam dan Filipina

Ilustrasi Negara | Pexels/Karan Dalal

Bank Dunia kembali memperbarui klasifikasi pendapatan negara untuk periode 2026–2027. Dalam pembaruan ini, terdapat 6 negara naik kelas ke kelompok pendapatan yang lebih tinggi.

Lima di antaranya berhasil naik dari negara berpendapatan menengah ke bawah menjadi negara berpendapatan menengah ke atas. Lantas, negara mana saja yang mengalami peningkatan tersebut dan apa alasannya?

Negara yang Naik Kelas Berdasarkan Pendapatan

Bank Dunia mengelompokkan negara berdasarkan gross national income (GNI) atau pendapatan nasional bruto per kapita menggunakan metode Atlas. 

Klasifikasi tersebut terbagi menjadi empat kelompok, yaitu pendapatan rendah, menengah ke bawah, menengah ke atas, dan tinggi. Pembaruan untuk 2026–2027 menggunakan data GNI per kapita 2025 dan berlaku mulai 1 Juli 2026 hingga Juni 2027.

Bank Dunia mencatat enam negara naik kelas pada 2026–2027, yaitu Vietnam, Filipina, Sri Lanka, Mikronesia, Yordania, dan Togo.
Negara Naik Kelas Berdasarkan Pendapatan | GoodStats

Baca Juga: 7 Negara Terkaya Di Dunia Berdasarkan PNB Per Kapita 2025

Pada tahun ini, tidak ada negara yang mengalami penurunan klasifikasi. Sebanyak lima negara naik dari kelompok pendapatan menengah ke bawah ke menengah ke atas, sementara satu negara naik dari pendapatan rendah ke menengah ke bawah.

1. Vietnam

Vietnam menjadi salah satu negara naik kelas berkat pertumbuhan ekonomi yang kuat dan model ekonomi berbasis ekspor. Ekspor negara tersebut meningkat lebih dari 15% pada 2024 dan 2025. 

Sementara itu, pertumbuhan PDB mencapai 7% pada 2024 dan 8% pada 2025. GNI Vietnam juga tumbuh rata-rata 10% per tahun sepanjang 2021–2025, menjadi salah satu pertumbuhan berkelanjutan terkuat di kawasan.

2. Filipina

Filipina naik dari negara berpendapatan menengah ke bawah menjadi negara berpendapatan menengah ke atas setelah mengalami pertumbuhan ekonomi yang luas di berbagai sektor.

PDB Filipina tumbuh rata-rata 5,8% per tahun selama lima tahun. Menurut Bank Dunia, peningkatan ini bukan hanya didorong oleh satu sektor, tetapi merupakan hasil ekspansi di berbagai industri utama.

3. Sri Lanka

Sri Lanka berhasil naik kelas setelah menunjukkan pemulihan ekonomi pascakrisis berat pada 2022. Pada 2025, pertumbuhan PDB riil mencapai 5%, didorong oleh pemulihan di berbagai industri serta pertumbuhan sektor jasa keuangan dan pariwisata.

Meski demikian, Bank Dunia mencatat Sri Lanka hanya melewati ambang batas klasifikasi pendapatan secara tipis.

4. Mikronesia

Mikronesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang moderat tetapi stabil setelah melalui periode pemulihan panjang akibat pandemi COVID-19.

Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh sektor konstruksi dan pertanian. Namun, penurunan pendapatan primer bersih turut menahan peningkatan pendapatan secara keseluruhan.

5. Yordania

Yordania naik kelas terutama karena adanya revisi komprehensif terhadap data perekonomiannya. Setelah melakukan perubahan tahun dasar dan memperbarui metode penghitungan neraca nasional, ukuran ekonomi Yordania diketahui hampir 10% lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

Revisi tersebut, ditambah pertumbuhan ekonomi sebesar 2,8% pada 2025, membuat GNI per kapita Yordania melewati ambang batas negara berpendapatan menengah ke atas.

6. Togo

Berbeda dari lima negara lainnya, Togo naik dari kelompok negara berpendapatan rendah menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah.

Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh revisi jumlah penduduk berdasarkan sensus 2022. Estimasi populasi Togo turun 11,7%.

Karena pendapatan dihitung per kapita, jumlah penduduk yang lebih kecil membuat angka pendapatan per orang meningkat. Pertumbuhan PDB sebesar 5,9% pada 2025 dan perubahan nilai tukar juga turut berpengaruh.

Baca Juga: Simak Rincian Sumber Pendapatan dan Alokasi Pengeluaran Indonesia 2025

Sumber:

https://blogs.worldbank.org/en/opendata/who-moves-up-and-why--a-closer-look-at-the-new-world-bank-group-

Key Insights

  • Kenaikan kelas lima negara dari menengah ke bawah menjadi menengah ke atas menunjukkan adanya pergeseran struktur ekonomi global, terutama di Asia Tenggara.
  • Vietnam dan Filipina menunjukkan bahwa diversifikasi ekonomi dan fokus ekspor berkelanjutan menjadi kunci pertumbuhan GNI per kapita yang solid.
  • Kasus Sri Lanka menyoroti bahwa pemulihan pasca-krisis yang didukung sektor jasa dan pariwisata dapat mendorong peningkatan pendapatan nasional.
  • Revisi data ekonomi Yordania sebesar hampir 10% mengindikasikan pentingnya metodologi perhitungan statistik yang akurat dalam menentukan klasifikasi pendapatan negara.
  • Tidak adanya negara yang turun kelas menunjukkan resiliensi ekonomi global meskipun di tengah tantangan ekonomi makro.

Penulis: Insi Faiqoh Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?