Komoditas

10 Provinsi Sentra Produksi Jagung Indonesia Januari-Oktober 2026

Jawa Timur menjadi provinsi penghasil jagung pipilan kering dengan kadar air 14% tertinggi pada periode Januari-Oktober 2026, capai 3,71 ton.

10 Provinsi Sentra Produksi Jagung Indonesia Januari-Oktober 2026

Ilustrasi Jagung Pipilan | luis_molinero/Magnific

Pada awal tahun 2026, Kementerian Pertanian mengharapkan perluasan pemanfaatan jagung sebagai komoditas pangan nasional, bukan hanya sebagai pakan ternak.

Melalui cita-cita tersebut, Kementerian Pertanian juga mempercepat pengembangan dan memperkuat pasokan jagung dalam negeri. Maka, ditetapkanlah target swasembada jagung 2026 dengan proyeksi produksi hingga 18 juta ton jagung pipilan kering.

Produksi jagung tongkol kering panen diperoleh dari hasil perkalian antara luas panen (bersih) dengan produktivitas. Hasil produksi jagung tongkol kering panen kemudian dikonversi menjadi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 28% dan 14% berdasarkan hasil Survei Konversi Jagung yang dilakukan pada 2020 (SKJG 2020).

10 Provinsi dengan Produksi Jagung Pipilan Kering KA14% Tertinggi

Jawa Timur menjadi provinsi penghasil jagung pipilan kering dengan kadar air 14% tertinggi pada periode Januari-September 2026, capai 3,71 ton.
Jawa Timur menjadi provinsi penghasil jagung pipilan kering dengan kadar air 14% tertinggi pada periode Januari-September 2026, capai 3,71 ton | GoodStats

Baca Juga: Dinamika Produksi Padi Nasional Januari-Juli 2026

Terdapat 10 provinsi di seluruh Indonesia yang diprediksi menjadi sentra produksi jagung terbesar nasional. Pada urutan pertama dengan produksi tertinggi adalah Jawa Timur, dengan produksi 3,71 juta ton jagung pipilan kering kadar air 14% (JPK-KA14%) sepanjang periode Januari-Oktober 2026. Artinya, Jawa Timur sendiri menyumbang kisaran 26% produksi jagung nasional.

Selanjutnya pada peringkat kedua adalah Jawa Tengah dengan produksi 2,29 juta ton JPK-KA14%.

Tidak hanya berpusat di Pulau Jawa, produksi jagung juga cukup banyak dihasilkan di daerah lain. Dibuktikan dengan provinsi sentra jagung selanjutnya yaitu Lampung dengan potensi produksi sebesar 1,26 juta ton.

Beralih ke Pulau Sulawesi, posisi keempat ditempati oleh Sulawesi Selatan dengan 1,23 juta ton produksi jagung pipilan kering kadar air 14%. Menyusul pada peringkat kelima adalah Sumatra Utara dengan potensi produksi jagung sebesar 1,17 juta ton.

Di bangku berikutnya adalah Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu sentra jagung, dengan angka produksi mencapai 1,10 juta ton JPK-KA14%.

Beberapa provinsi sentra jagung selanjutnya memiliki hasil produksi kurang dari 1 juta ton, yaitu Jawa Barat di angka 751 ribu ton, Gorontalo dengan produksi 559 ribu ton, Sumatra Barat sebesar 538 ribu ton, dan Sumatra Selatan yang mencapai 396 ribu ton.

Tren Produksi Jagung Pipilan Kering Kadar Air 14%

Pada Januari 2026, produksi jagung pipilan kering kadar air 14% berada di angka 1,41 juta ton. Angka ini merupakan awalan baik yang menjadi standar produksi jagung nasional.

Hasil produksi meningkat pada bulan Februari, naik menjadi 1,82 juta ton. Sayangnya, pada bulan-bulan selanjutnya, hasil produksi menunjukkan penurunan.

Pada bulan Maret, JPK-KA14% turun menjadi 1,42 juta ton, kemudian pada bulan April kembali turun ke angka 1,38 ton, dan terus turun pada bulan Mei hingga mencapai 1,18 juta ton.

Hasil produksi berhasil pulih dan kembali menunjukkan pola peningkatan pada bulan Juni 2026 menjadi 1,50 juta ton jagung pipilan kering. Selanjutnya pada bulan-bulan berikutnya terdapat pola naik turun.

Hasil produksi JPK-KA14% turun ke angka 1,38 juta ton pada bulan Juli 2026, kemudian kembali naik ke angka 1,44 juta ton pada bulan Agustus.

Data bulan Mei, Juni, dan Juli merupakan angka sementara. Adapun data bulan Agustus merupakan angka potensi, sehingga kedua data tersebut masih dapat berubah.

Sementara itu, potensi produksi JPK-KA14% pada September-Oktober 2026 diperkirakan mencapai 2,73 ton. Dengan demikian, total produksi pada Januari-Oktober 2026 diperkirakan sebanyak 14,25 juta ton.

Baca Juga: Produksi Perikanan Indonesia Tembus 6,78 Juta Ton pada Triwulan II 2026

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/09/01/2608/luas-panen-dan-produksi-jagung.html

Penulis: Adhwa Aqilla Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?