Komoditas

10 Provinsi Penghasil Pepaya Terbesar di Indonesia 2025

Jawa Timur jadi provinsi penghasil pepaya terbesar, tembus 2,80 juta kuintal pada 2025. Jawa Tengah di urutan kedua dengan 1,48 juta kuintal.

10 Provinsi Penghasil Pepaya Terbesar di Indonesia 2025

Buah Pepaya | alleksana/Pexels

Pepaya merupakan salah satu buah yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi pepaya secara nasional mencapai 12,81 juta kuintal pada 2025, naik tipis dari tahun sebelumnya yang sebanyak 12,07 juta kuintal.

Jawa Timur tercatat menjadi daerah penghasil pepaya terbesar, produksinya mencapai 2,80 juta kuintal, turun dari tahun 2024 yang tembus 3,26 juta kuintal, sekaligus menjadi penghasil terbanyak pada tahun tersebut.

Adapun Jawa Tengah menduduki posisi kedua dengan produksi pepaya sebanyak 1,48 juta kuintal, angkanya jauh lebih rendah dibanding produksi Jawa Timur. Meski begitu, jumlah produksinya meningkat dari tahun 2024 yang sebanyak 1,34 juta kuintal.

Baca Juga: Malang Juarai Produksi Buah di Jawa Timur pada 2025

Sumatra Utara melengkapi daftar tiga besar penghasil pepaya terbesar di Indonesia, dengan produksi tembus 1,31 juta kuintal. Di luar tiga besar, Bengkulu dan Jawa Barat sama-sama mencatatkan angka produksi pepaya yang gemilang, masing-masing sebesar 1,13 juta kuintal dan 917,98 ribu kuintal.

Provinsi penghasil pepaya terbesar keenam dipegang Lampung dengan produksi 811,14 ribu kuintal. Nusa Tenggara Timur (NTT) menyusul dengan memproduksi 750,24 ribu kuintal. 

Daftar 10 besar penghasil pepaya terbesar di Indonesia dilengkapi oleh Aceh (418,42 ribu kuintal), Sumatra Barat (338,18 ribu kuintal), dan Sulawesi Selatan (308,51 ribu kuintal).

Dari daftar di atas, Pulau Sumatra menyumbang provinsi terbanyak, dengan 5 dari 10 provinsi penghasil pepaya terbesar berada di wilayah tersebut, mulai dari Sumatra Utara, Bengkulu, Lampung, Aceh, dan Sumatra Barat.

Di sisi lain, Pulau Jawa menempatkan tiga wakilnya dalam daftar, namun jumlah produksinya tidak main-main, dengan Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat semuanya bertengger di daftar lima besar.

Sebaliknya, provinsi penghasil pepaya paling sedikit didominasi wilayah Papua. Papua Pegunungan memproduksi 110,30 kuintal pepaya, paling sedikit di antara provinsi lainnya, diikuti Papua Selatan dengan 121,25 kuintal dan Papua sebanyak 4,28 ribu kuintal.

Bukan Cuma Pepaya, Jawa Tengah Juga Unggul di Komoditas Lain

Tidak hanya pepaya, Jawa Tengah juga unggul dalam produksi komoditas buah lain. Pada 2025, provinsi tersebut memproduksi 592,82 ribu kuintal jambu air, jadi yang terbanyak secara nasional.

Produksi jambi bijinya juga di puncak, mencapai 954,35 ribu kuintal, lebih tinggi dibanding provinsi lain pada 2025.

Selain itu, Jawa Tengah turut memproduksi 9,40 juta kuintal pisang, 5,45 juta kuintal mangga, 4,12 juta kuintal salak, 1,96 juta kuintal alpukat, 1,84 juta kuintal durian, hingga 1,40 juta kuintal nangka, jauh unggul dibanding provinsi lain.

Hal ini menjadi gambaran bahwa Jawa Tengah memiliki basis produksi hortikultura yang cukup luas.

Baca Juga: Jawa Tengah Jadi Provinsi Penghasil Jambu Biji Terbesar, Nyaris Capai 1 Juta Kuintal pada 2025

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/U0dKc1owczVSalJ5VFdOMWVETnlVRVJ6YlRJMFp6MDkjMw==/produksi-tanaman-buah-buahan-dan-sayuran-tahunan-menurut-provinsi-dan-jenis-tanaman--2021.html?year=2025

Penulis: Agnes Z. Yonatan Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?