10 Negara Paling Menarik Buat Investor, Ada Indonesia?

AS jadi negara paling menarik buat investasi 3 tahun ke depan, dipilih oleh 67% responden.

10 Negara Paling Menarik Buat Investor, Ada Indonesia? Ilustrasi investasi | Dave Garcia/Pexels
Ukuran Fon:

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, arus investasi internasional tetap menjadi indikator penting untuk membaca arah pertumbuhan dan kepercayaan pasar. 

Investor global cenderung memburu negara-negara yang menawarkan stabilitas ekonomi yang baik, kepastian regulasi, pasar domestik yang besar, serta iklim usaha yang kondusif. Faktor-faktor seperti kemudahan berbisnis, kualitas infrastruktur, tenaga kerja, hingga konsistensi kebijakan pemerintah menjadi penentu utama daya tarik suatu negara di mata investor.

Menurut survei PwC, Amerika Serikat (AS) tercatat menjadi negara paling menarik di kalangan investor untuk tiga tahun ke depan. Adapun survei ini dilakukan terhadap 1.074 profesional di bidang investasi dari 26 negara pada 1 September sampai 6 Oktober 2025 secara daring. Sebanyak 67% responden memilih AS karena ekosistem bisnis dan inovasi yang matang, pasar yang besar, dan stabilitas hukum. Daya tarik dolar AS sebagai mata uang global turut mendorong tingginya minat investasi ke negara tersebut.

10 negara yang paling digemari investor 2025 | GoodStats
10 negara yang paling digemari investor 2025 | GoodStats

Baca Juga: Kenapa Investor Global Tertarik ke Indonesia?

India menjadi negara kedua yang paling digemari investor asing dengan capaian 45%. Pasar domestik yang luas, bonus demografi, hingga peran strategisnya dalam diversifikasi rantai pasok membuat banyak investor berminat menanamkan modalnya di India.

Di peringkat ketiga ada China yang dipilih 32% responden, diikuti Inggris dan Uni Emirat Arab dengan masing-masing 26%. Jerman menutup daftar lima besar dengan 20%.

Jepang mengisi urutan keenam dengan 17%, disusul Brasil (13%), Singapura (12%), dan Kanada (12%).

Indonesia sendiri tidak masuk dalam daftar. Laporan PwC hanya mencantumkan daftar 15 besar negara paling menarik untuk investasi, dan Indonesia tidak ada dalam daftar.

Sektor Teknologi Bakal Booming

Investasi di sektor teknologi disebut-sebut bakal melonjak setidaknya tiga tahun ke depan. Akselerasi digitalisasi di berbagai sektor, mulai dari keuangan, perdagangan, hingga layanan publik, membuat kebutuhan akan solusi teknologi terus meningkat. Survei PwC menyebutkan 61% responden berminat berinvestasi di sektor ini.

Selain teknologi, manajemen aset dan kekayaan juga jadi primadona dengan capaian 25%. Hal ini didorong oleh ketidakpastian global dan fluktuasi pasar, membuat banyak institusi dan individu untuk lebih aktif mengelola aset secara profesional.

Sektor lain yang turut diminati investor global adalah energi (24%), perbankan (19%), layanan kesehatan (19%), pertahanan (19%), private equity (17%), real estate (16%), dan sains (16%).

Baca Juga: Anak Muda Dominasi Investor Indonesia pada 2025

Sumber:

https://www.pwc.com/gx/en/issues/c-suite-insights/global-investor-survey.html

Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor

Konten Terkait

Sentimen Media Online terhadap Penegakan Hukum dan Kasus Gagal Bayar DSI: 94% Positif

Menurut laporan Drone Emprit, sebanyak 94,3% pembahasan terkait penegakan hukum & penanganan kasus gagal bayar DSI bersentimen positif. Sisanya, 5,7% negatif.

28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Telah Dicabut Izinnya

Pemerintah mencabut 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dan 6 badan usaha non-kehuatanan hasil audit Satgas PHK di banjir Sumatra.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook