28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Telah Dicabut Izinnya
Nasional • 2 Februari 2026Pemerintah mencabut 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dan 6 badan usaha non-kehuatanan hasil audit Satgas PHK di banjir Sumatra.
Pemerintah mencabut 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dan 6 badan usaha non-kehuatanan hasil audit Satgas PHK di banjir Sumatra.
Aceh (108,5 ribu ekor) menjadi provinsi dengan jumlah kerbau terbanyak pada tahun 2025, disusul NTB (101,3 ribu ekor) dan NTT (82,9 ribu ekor)
Presiden cabut izin 28 perusahaan perusak lingkungan di Sumatra buntut bencana di wilayah utara Sumatra. Tidak hanya itu, 6 di antaranya digugat Rp4,84 triliun.
Kemendikdasmen mengumumkan sebanyak 85% sekolah dari tiga provinsi yang terdampak bencana siap beroperasi.
Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung menjadi ruas jalan tol terpanjang di Indonesia dengan panjang hingga 189,4 km
Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan pemulihan bencana Sumatra sebagai salah satu prioritas fiskal terbesar APBN di luar belanja rutin.
Polri menghadirkan jaringan internet gratis di lokasi bencana untuk memulihkan komunikasi dan mempercepat penanganan darurat.
Riau jadi provinsi dengan deforestasi netto terluas di Sumatra, mencapai 29,7 ribu ha
Riau memiliki total 51 perusahaan kehutanan pada 2025, terbanyak di Sumatra
Menurut laporan Drone Emprit, sentimen publik di X didominasi sentimen negatif yaitu sebesar 60,2%.
Percakapan di X terkait penanganan bencana Aceh dan Sumatra mencatat 24,6% sentimen positif, 60,2% negatif, dan 15,2% netral
Sentimen positif dominan ditemukan di media online sebesar 75,8%. Sementara sentimen negatif dominan muncul di media sosial sebesar 58,1%.
Percakapan di media sosial terkait penanganan bencana Aceh dan Sumatra mencatat 26,1% sentimen positif, 58,1% negatif, dan 15,8% netral
Sentimen positif mendominasi pemberitaan seputar bencana Sumatra di media online dengan capaian 75,8%
Luas kumulatif persetujuan penggunaan kawasan hutan untuk produksi tambang di Sumatra mencapai 68 ribu ha hingga 2024, Sumatra Selatan terbesar (32 ribu ha).
Beberapa provinsi ramai-ramai mengirimkan bantuan berupa dana dan logistik untuk pemulihan pasca bencana di ketiga provinsi terdampak.
Komitmen bantuan dari sejumlah provinsi sudah menembus lebih dari Rp40 miliar, menandakan kuatnya solidaritas antarwilayah dalam penanganan krisis di Sumatra.
Per 9 Desember 2025, kerusakan infrastruktur akibat banjir Sumatra meningkat hingga jumlahnya lebih dari 3.000 bangunan
Aceh jadi provinsi yang paling banyak mengalami kerugian material dengan kerusakan terbanyak pada fasilitas jembatan, mencapai 312 unit.
Selama 1 dekade terakhir, Sumatra Utara kehilangan 612 ribu ha tutupan pohon, dengan puncaknya terjadi pada 2016
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook