7 dari 10 Publik RI Siap Perang Demi Pertahankan NKRI
Nasional • 22 Juni 2026Mayoritas publik Indonesia siap membela NKRI jika terjadi perang, dengan tingkat kesediaan mencapai sekitar 75% dalam survei LSI.
Mayoritas publik Indonesia siap membela NKRI jika terjadi perang, dengan tingkat kesediaan mencapai sekitar 75% dalam survei LSI.
Sebanyak 48,5% publik RI mengaku bersedia untuk turut perang demi mempertahankan keutuhan NKRI, diikuti oleh 26,4% lainnya yang sangat bersedia
Transfer kapal perusak kelas Asagiri mempererat kerja sama pertahanan Indonesia–Jepang, sekaligus menuntut perhatian pada modernisasi dan biaya operasional kapa
Kunjungan kapal perang Rusia ke Jakarta menandai penguatan kerja sama maritim lewat diplomasi angkatan laut seperti open ship dan PASSEX.
Sebanyak 60,1% mengaku tidak setuju dan 23% sangat tidak setuju
Sebanyak 40,32% responden menyatakan bahwa mereka paling sering mendapatkan informasi mengenai konflik internasional melalui media sosial
Mayoritas responden Indonesia bersimpati pada Iran, disertai kecemasan atas dampak konflik terhadap ekonomi dan energi global.
Kapal kelas **Balaputradewa** milik Indonesia menjadi yang terkuat di ASEAN dengan kapasitas hingga 64 rudal.
Konflik AS–Israel dan Iran memicu kekhawatiran global, sementara Indonesia dinilai relatif aman berkat politik luar negeri bebas aktif.
Dibangun oleh PT PAL, kapal KRI Balaputradewa-322 hadir menempatkan Indonesia dalam jajaran negara dengan fregat multirole.
Indonesia menjadi negara yang paling yakin bahwa Perang Ukraina akan berakhir pada tahun 2026, dengan persentase sebesar 59%
AS dan China rajai pendanaan pengembangan senjata nuklir di dunia
Ketegangan militer antara Thailand dan Kamboja di perbatasan Preah Vihear kembali mencuat, menyoroti ketimpangan kekuatan militer di kawasan ASEAN.
Selain Amerika Serikat dan China, negara-negara di Asia juga mendominasi seperti India, Saudi Arabia, dan Jepang juga masuk dalam daftar
Sekitar 8,8% impor senjata global diterima oleh Ukraina, menjadikannya importir senjata terbesar pada 2020-2024
Tidak masuk 10 besar, Indonesia urutan ke-49 negara paling damai di dunia dari 163 negara di dunia.
AS jadi eksportir senjata terbesar di dunia, menguasai 43% total impor global. Mayoritas senjatanya dikirim ke Arab Saudi.
Ukraina jadi importir senjata terbesar di dunia, menguasai 8,8% total impor global. Mayoritas kiriman senjatanya berasal dari AS.
Mayoritas publik AS juga tidak setuju dengan penyerangan AS terhadap Iran
Warga AS lebih setuju untuk melakukan negosiasi dengan Iran terkait program nuklir
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.