Transfer kapal perusak kelas Asagiri menunjukkan hubungan pertahanan Indonesia–Jepang yang semakin erat, sekaligus membuka peluang percepatan penguatan armada TNI AL tanpa harus menunggu pembangunan kapal baru.
Namun, usia kapal yang sudah mendekati empat dekade membuat aspek modernisasi, perawatan, dan biaya operasional jangka panjang menjadi faktor yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan.