Ekonomi dan Bisnis

Warga Sleman Habiskan Hampir Rp1 Juta Untuk Makan Sebulan, Tertinggi di DIY

Rata-rata warga Sleman menghabiskan Rp935.018 per kapita setiap bulan untuk membeli makanan pada 2025.

Warga Sleman Habiskan Hampir Rp1 Juta Untuk Makan Sebulan, Tertinggi di DIY

Ilustrasi Jual Beli Makanan dan Minuman | Unsplash

Makanan menjadi salah satu kebutuhan terbesar dalam pengeluaran rumah tangga. Namun, besarnya biaya yang dikeluarkan setiap bulan ternyata berbeda di setiap daerah. 

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), warga Indonesia mengeluarkan rata-rata Rp775.516 per kapita sebulan untuk keperluan makanan.

Dari tahun ke tahun, nominalnya terus meningkat, dari Rp711.282 pada 2023, tembus Rp751.789 pada 2024, menunjukkan adanya kenaikan pengeluaran masyarakat untuk konsumsi makanan seiring meningkatnya daya beli, inflasi, serta perubahan pola konsumsi.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), rata-rata pengeluaran per kapita makanan dalam sebulan mencapai Rp766.284 pada 2025. Jumlah tersebut meningkat tipis dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp748.182.

Baca Juga: 10 Provinsi yang Paling Banyak Habiskan Uang untuk Makanan

Jika ditinjau menurut daerahnya, Kabupaten Sleman jadi wilayah dengan pengeluaran makanan tertinggi. Rata-rata warga Sleman menghabiskan Rp935.018 per kapita setiap bulan untuk membeli makanan, nyaris menyentuh Rp1 juta. 

Apabila diasumsikan sebulan terdapat 30 hari, maka rata-rata warga Sleman mengeluarkan Rp31.167 per hari untuk makan.

Di posisi kedua terdapat Kota Yogyakarta dengan pengeluaran makanan mencapai Rp789.154 per kapita setiap bulan. 

Selanjutnya disusul Kabupaten Bantul sebesar Rp717.372, Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp684.320, dan Kabupaten Kulon Progo menjadi daerah dengan pengeluaran makanan terendah, yakni Rp516.848 per kapita per bulan.

Terdapat kesenjangan yang cukup mencolok antara Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulon Progo, di mana selisih keduanya mencapai Rp418 ribu per bulan.

Papua Pegunungan Tertinggi

Secara nasional, Papua Pegunungan jadi provinsi dengan pengeluaran makanan tertinggi pada 2025, tembus Rp1.256.747 per kapita. DKI Jakarta sebagai ibu kota negara duduk di urutan kedua dengan pengeluaran makanan sebulan tembus Rp1.153.404, diikuti Kepulauan Riau sebesar Rp1.063.897.

Selain ketiga provinsi di atas, rata-rata pengeluaran per kapita untuk makanan di Indonesia berada di bawah Rp1 juta.

Kalimantan Timur mengisi bangku keempat dengan pengeluaran sebesar Rp956.141, disusul Kepulauan Bangka Belitung sebesar Rp915.697.

DIY sendiri berada di peringkat ke-21 secara nasional, tepat di bawah Jambi (Rp779.641) dan di atas Sumatra Utara (Rp765.842).

Sementara itu, Nusa Tenggara Timur (NTT) jadi provinsi dengan pengeluaran makanan terendah, hanya Rp559.895 per kapita sebulan. Jika diasumsikan 30 hari dalam sebulan, maka rata-rata penduduk NTT mengeluarkan Rp19.863 per hari per orang untuk makan.

Sulawesi Barat bertengger di urutan kedua dengan pengeluaran makanan sebesar Rp575.436, diikuti Sulawesi Tengah sebesar Rp648.896.

Baca Juga: Dinamika Pengeluaran per Kapita Penduduk RI 5 Tahun Terakhir

Sumber:

https://yogyakarta.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTU2IzI=/rata-rata-pengeluaran-per-kapita-makanan-sebulan-menurut-kabupaten-kota-di-d-i--yogyakarta.html

Penulis: Agnes Z. Yonatan Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?