Dinamika Pengeluaran per Kapita Penduduk RI 5 Tahun Terakhir

Rata-rata pengeluaran per kapita penduduk RI dalam sebulan alami peningkatan pada 2025, mencapai Rp1.569.088.

Dinamika Pengeluaran per Kapita Penduduk RI 5 Tahun Terakhir Potret Aktivitas Jual Beli di Pasar | Pexels/Daniel Lee
Ukuran Fon:

Rata-rata pengeluaran per kapita adalah ukuran yang menunjukkan besarnya pengeluaran setiap individu di suatu wilayah dalam periode tertentu. Angka ini sangat penting untuk melihat daya beli dan kondisi ekonomi masyarakat. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), pengeluaran dibagi ke dalam dua kelompok utama yakni makanan dan bukan makanan.

Rata-Rata Pengeluaran per Kapita Penduduk RI dalam Sebulan | GoodStats
Rata-Rata Pengeluaran per Kapita Penduduk RI dalam Sebulan | GoodStats

Baca Juga: 10 Provinsi yang Paling Banyak Habiskan Uang untuk Makanan

Grafik tersebut menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita penduduk Indonesia per bulan dari kelompok makanan dan bukan makanan selama periode 2021–2025 mengalami fluktuasi yang relatif kecil.

Pada tahun 2021, pengeluaran tercatat sebesar Rp1.569.088, kemudian menurun menjadi Rp1.500.556 pada tahun 2022, dan kembali turun ke titik terendah pada tahun 2023 sebesar Rp1.451.870.

Namun, setelah mencapai titik terendah pada 2023, tren pengeluaran mulai menunjukkan pemulihan. Pada tahun 2024, pengeluaran kembali naik ke Rp1.500.556 dan terus meningkat pada tahun 2025 hingga mencapai Rp1.569.088, sama dengan level tahun 2021.

Kenaikan ini mencerminkan adanya perbaikan kondisi ekonomi atau peningkatan daya beli masyarakat setelah sebelumnya mengalami penurunan. Terjadinya penurunan pada tahun 2023 ini dipengaruhi oleh tekanan ekonomi pasca pandemi yang mana sangat berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Adapun kelompok pengeluaran makanan jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan pengeluaran bukan makanan. Hal ini dikarenakan pengeluaran bukan makanan jenisnya lebih beragam dan bersifat tetap seperti transportasi, listrik dan biaya pendidikan oleh karena itu jumlah pengeluarannya cenderung lebih besar.

Konsumsi Rumah Tangga Pada 2025 Mengalami Pertumbuhan

Melansir laman resmi Kementerian Keuangan, perekonomian Indonesia menguat pada 2025. Salah satu indikator yang dilihat yakni dari sisi pengeluaran konsumsi rumah tangga yang mencatat pertumbuhan sebesar 4,98% sepanjang tahun, menunjukkan daya beli masyarakat yang tetap kuat.

Kondisi ini juga didukung oleh meningkatnya mobilitas masyarakat serta inflasi yang relatif terkendali. Kinerja positif tersebut juga tercermin dari kenaikan Indeks Penjualan Riil dan meningkatnya transaksi daring. Selain itu, berbagai kebijakan pemerintah seperti bantuan sosial, Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS), serta program magang turut mendorong aktivitas konsumsi masyarakat.

Momentum perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta kebijakan diskon transportasi semakin meningkatkan mobilitas masyarakat. Hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah penumpang pada berbagai moda transportasi. Sejalan dengan itu, konsumsi pada sektor restoran dan hotel tumbuh sebesar 6,38%, sementara sektor transportasi dan komunikasi meningkat 6,32% pada tahun 2025. Penguatan konsumsi rumah tangga ini juga didukung oleh membaiknya kondisi ekonomi serta situasi ketenagakerjaan yang semakin kondusif.

Baca Juga: Pengeluaran per Kapita Laki-Laki Lebih Tinggi Daripada Perempuan

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/V1ZKMWVrSTNOek5ZZUZOcVZEZGFValJvV0hWalFUMDkjMyMwMDAw/rata-rata-pengeluaran-per-kapita-sebulan-makanan-dan-bukan-makanan-di-daerah-perkotaan-dan-perdesaan-menurut-provinsi--rupiah-.html?year=2025

Penulis: Silmi Hakiki
Editor: Editor

Konten Terkait

Bukan Gen Z, Pemilik Usaha E-Commerce Didominasi Kalangan Milenial

Bukan Gen Z, Milenial mendominasi proporsi pengusaha e-commerce Indonesia pada 2024 dengan capaian 42,23%.

Daftar E-commerce Paling Sering Diakses 2025, Shopee Masih Juara

Survei APJII 2025 ungkap Shopee unggul 53,22% sebagai e-commerce paling sering diakses, disusul TikTok Shop dan Tokopedia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook