Daging sapi merupakan salah satu jenis daging merah yang kaya akan protein hewani dan kandungan gizi lainnya seperti zat besi dan vitamin B12. Maka dari itu, konsumsi daging merah untuk pemenuhan gizi masyarakat perlu didukung oleh stabilitas pasokan, yang tercermin dalam tren produksi daging sapi di Indonesia.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Konsumsi Daging Terbanyak 2025, Pulau Jawa Mendominasi
Selama periode 2016 hingga 2020 tren produksi daging sapi di Indonesia menunjukkan fluktuasi yang cukup dinamis. Pada tahun 2016, produksi dimulai di angka 518,48 ribu ton, namun sempat mengalami penurunan pada tahun 2017 menjadi 486,32 ribu ton.
Produksi kemudian perlahan naik pada tahun 2018 dengan capaian 497,97 ribu ton dan terus meningkat hingga menyentuh 504,8 ribu ton di tahun 2019. Namun, pada tahun 2020, produksi merosot ke titik terendah dalam periode tersebut, yakni menjadi 453 ribu ton.
Memasuki periode 2021 hingga 2025, grafik kembali menunjukkan upaya pemulihan produksi yang signifikan. Pada tahun 2021, angka produksi meningkat ke 487,8 ribu ton, disusul kenaikan beruntun pada tahun 2022 sebesar 498,92 ribu ton dan tahun 2023 yang mencapai 503,51 ribu ton. Meskipun sempat terjadi penurunan menjadi 470,21 ribu ton pada tahun 2024, produksi daging sapi kembali menguat pada tahun 2025 dengan total sebesar 499,15 ribu ton.
Jawa Timur jadi Produsen Terbesar Daging Sapi Nasional
Jawa Timur menjadi provinsi yang dinilai memiliki ketahanan pangan yang kuat. Hal ini tercermin dari banyaknya komoditas pangan dengan produksi paling tinggi yang berasal dari Jawa Timur seperti telur ayam dan susu segar.
Begitupun dengan produksi daging sapi, Jawa Timur mengukuhkan posisinya sebagai produsen daging sapi terbesar di Indonesia pada tahun 2025 dengan capaian 100,85 ribu ton. Angka ini mengalami peningkatan dari tahun 2024 yang sebesar 89,88 ribu ton.
Dominasi wilayah Jawa sangat terlihat dengan Jawa Tengah yang menempati urutan kedua sebesar 80,52 ribu ton, diikuti secara ketat oleh Jawa Barat yang mencatatkan produksi sebanyak 80,33 ribu ton. Di luar pulau Jawa, Sumatra Utara memimpin dengan kontribusi sebesar 22,39 ribu ton, sementara Sumatra Barat menyumbang angka produksi sebesar 20,63 ribu ton.
Peringkat selanjutnya dalam daftar sepuluh besar ini ditempati oleh Lampung dengan total produksi 18,4 ribu ton dan Aceh yang menghasilkan 16,68 ribu ton daging sapi. Ibu kota DKI Jakarta juga memberikan kontribusi signifikan sebesar 16,36 ribu ton, sedikit mengungguli Banten yang mencatatkan angka 14,35 ribu ton. Daftar produsen utama daging sapi ini ditutup oleh Sulawesi Selatan yang memproduksi sebanyak 13,96 ribu ton.
Baca Juga: Jawa Timur Jadi Produsen Daging Sapi Terbesar 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDgwIzI=/produksi-daging-sapi-menurut-provinsi.html
Penulis: Silmi Hakiki
Editor: Editor