Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada hari Selasa (17/2/2026), menandai datangnya tahun 2577 Kongzili dalam kalender China. Momen ini disambut meriah oleh masyarakat, terutama mereka yang beretnis Tionghoa. Berbagai tempat dipenuhi ornamen merah dan emas yang menjadi simbol keberuntungan, seperti lampion dan dekorasi khas lainnya.
Bagi banyak keluarga, Imlek bukan sekadar pergantian kalender lunar. Beragam tradisi dilakukan untuk memeriahkan perayaan, mulai dari menyiapkan makanan khas Imlek, berbagi angpao, hingga berkumpul bersama keluarga untuk berharap tahun yang lebih baik.
Tahun ini, Populix merilis temuan menarik yang memberikan gambaran mengenai bagaimana persiapan dan pengeluaran masyarakat untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2026. Survei ini disebarkan melalui PopPoll pada 10–12 Februari 2026.
Baca Juga: Tahun Baru Imlek Disambut dengan Lonjakan Harga Bahan Pokok
Ragam Prioritas Belanja Publik Jelang Imlek
Mayoritas responden dengan basis 652 orang mengutamakan membeli makanan tradisional Imlek dengan capaian 44%. Uniknya, setiap sajian khas Imlek memiliki makna yang beragam. Adapun jenis hidangan yang familiar ditemukan saat Imlek antara lain kue bulan, pangsit, kue keranjang, lapis legit, dan teh telur.
Selanjutnya, angpao menjadi kategori prioritas pengeluaran terbesar kedua dengan 42%. Angpao identik dengan tradisi Imlek, di mana mereka yang sudah berkeluarga memberikan hadiah berupa uang yang ditaruh di dalam amplop merah untuk diberikan kepada anak-anak atau saudara terdekat
Lebih lanjut, sebanyak 8% responden mengutamakan belanja baju baru dan 6% lainnya memilih untuk belanja dekorasi yang identik dengan Imlek.
Tidak hanya itu, 33% responden tercatat mulai mempersiapkan perayaan sekitar seminggu sebelum Imlek. Kemudian, sebanyak 28% responden memutuskan untuk menyiapkan dari dua sampai empat minggu sebelum Imlek tiba.
Sisanya, sebesar 24% baru menyiapkan saat mendekati perayaan Imlek dan 15% lainnya mempersiapkan lebih awal, sekitar lebih dari sebulan sebelum pergantian tahun lunar.
Pengeluaran untuk Persiapan Imlek
Akumulasi anggaran yang dihabiskan untuk perayaan Imlek mayoritas kurang dari Rp500 ribu. Sebanyak 61% dari 852 responden menghabiskan kurang dari Rp500 ribu untuk keperluan Imlek.
Kemudian, sebanyak 20% responden memerlukan anggaran belanja sekitar Rp500 ribu sampai Rp1 juta, diikuti 10% responden yang mengeluarkan Rp1 juta sampai Rp2,5 dan 9% responden yang menghabiskan dana persiapan perayaan lebih dari Rp2,5 juta.
Survei ini menunjukkan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk merayakan Imlek sangat beragam, dipengaruhi oleh perbedaan kebutuhan rumah tangga, tradisi keluarga, serta gaya persiapan masing-masing.
Baca Juga: Tren Pengeluaran Belanja Daring Konsumen Indonesia 2024
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DU2LYMfkoVD/?img_index=1
Penulis: Faiza Az Zahra
Editor: Editor